Tantangan Generasi Muda Indonesia di HUT RI ke-81, Siti: Orang Tua Punya Peran Penting

  • 14 Agt 2026 14:04 WIB
  •  Bandung

‎RRI.CO.JD Bandung – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah, menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi anak muda di Jawa Barat di tengah momentum HUT ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, persoalan narkoba, HIV, perilaku berisiko, hingga pengangguran perlu menjadi perhatian bersama.

‎“Ya sekarang misalnya, bagaimana dengan kehidupan anak-anak muda hari ini gitu ya. Oh, anak muda hari ini nih ya, narkoba, HIV. Terus kemudian anak-anak yang juga dalam tanda petik nih di Jawa Barat masih penganggurannya banyak gitu ya,” kata Siti Jumat 14 Agustus 2026

‎Menurutnya, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi anak muda yang belum memiliki keahlian.


‎“Maka kita harus berpikir apa yang kira-kira bisa kita lakuka, anak-anak mudanya supaya gak nganggur. Oh gak punya skill, oh ya kita upskilling misalnya gitu,” ujarnya.

‎Siti menyebut berbagai kementerian memiliki program pelatihan, magang, maupun beasiswa yang dapat dimanfaatkan generasi muda. Karena itu, ia menilai akses informasi mengenai program tersebut perlu diperluas.

‎“Di mana upskilling-nya? Itu macam-macam , kita bisa mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh Kemnaker, kemudian Kementan pertaniannya, PUPR, Kesehatan, banyak tempat magang, beasiswa-beasiswa murah-murah,” katanya.

‎Namun, menurut Siti, keberhasilan anak muda tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan akses informasi. Dorongan dari keluarga juga dinilai memiliki peran penting dalam membangun mental dan optimisme anak.

‎“Saya pikir kalau tentu saja bukan karena fasilitasnya, bukan karena akses informasinya, tetapi juga mental kemauan dari putra-putri kita harus didorong oleh para orang tua,” ujarnya.

‎Siti menilai, salah satu bentuk perjuangan di era kemerdekaan saat ini adalah bagaimana orang tua mampu mendampingi dan memotivasi anak agar tetap optimistis menghadapi keterbatasan. “Perjuangan kemerdekaan hari ini adalah bagaimana orang tua ini benar-benar menjadi orang tua yang menghadirkan optimisme sekaligus memotivasi sekaligus memastikan bahwa jalan yang dilakukan oleh anak-anak kita dengan segala keterbatasannya misalnya, tetapi bisa mengantarkan mereka kepada kesuksesan,” katanya.

‎Selain persoalan generasi muda, Siti menilai pembangunan di Jawa Barat tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur.

‎“Kalau secara global ya mungkin saya melihat pembangunan yang dilakukan oleh Jawa Barat bukan hanya infrastruktur, tapi juga yang non-infrastruktur,” ucapnya.

‎Pembangunan sosial, agama, dan budaya juga perlu terus dikembangkan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat. “Salah satunya adalah sosial, agama, budaya kita kembangkan sedemikian rupa sehingga terjadi sebuah interaksi yang sangat baik, kasih sayang, Silih asih, silih asah, silih asuh,” pungkas Siti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....