Operasi SAR Perahu Katir Karya Berkah Terbalik di Perairan Pangandaran Ditutup

  • 13 Agt 2026 21:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Pangandaran - Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung melalui Pos SAR Pangandaran bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kecelakaan kapal perahu katir Karya Berkah. Perahu ini terbalik dihantam ombal, di perairan Pantai Barat Pangandaran, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran., Senin 10 Agustus 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan, pencarian pada hari ketiga kembali difokuskan pada area yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan area probabilitas.“Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran secara terkoordinasi di wilayah pesisir dan perairan. Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 14.10 WIB, ketika korban terakhir berhasil ditemukan oleh tim dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Ade Dian Permana, dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis 13 Agustus 2026.

Korban yang ditemukan diketahui bernama Supriyanto bin Ahmad Sudiono (alm), laki-laki (40) warga Desa Bojongsari, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Korban dievakuasi menggunakan Waverunner Basarnas bersama Perahu Pesiar dan Perahu Jukung SAR Barakuda, kemudian dibawa menuju rumah duka.

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh korban dalam kecelakaan perahu katir Karya Berkah telah berhasil ditemukan. Dari total 7 orang korban, sebanyak 6 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

Adapun enam korban yang selamat yaitu Warsono (41), Ratiman (31), Saeful Akbar (23), Aep Saepulloh (45), Sukiman (60), dan Admin (50). “Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR Gabungan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas sinergi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi,” ujar Ade.

Sedangkan dalam Operasi SAR ini melibatkan 22 personel dari berbagai unsur, yaitu Basarnas Pos SAR Pangandaran, Posal TNI AL Pangandaran, Satpolairud Polres Pangandaran, Damkar Pangandaran, PMI Pangandaran, Balawista Pangandaran, Barakuda, serta SAR MTA. Dalam pelaksanaan pencarian, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah sarana dan peralatan, antara lain Waverunner Basarnas, Perahu Jukung Barakuda, Perahu Nelayan, dan kendaraan R4 Satpolairud Polres Pangandaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....