Petugas Bersama Relawan dan Masyarakat Bersiaga di Gunung Gede Pangrango

  • 10 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Pasca kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), potensi munculnya kembali titik api masih cukup tinggi. Petugas gabungan bersama relawan dan masyarakat hingga kini terus bersiaga melakukan penanganan serta pemantauan di sejumlah lokasi terdampak.

‎Relawan lingkungan dari komunitas Volunteer Raindeward1819, Andri Gunawan, mengatakan kondisi lahan yang masih kering serta hembusan angin membuat potensi munculnya kembali titik api.

‎Selain itu sejumlah titik yang sebelumnya telah ditangani masih mengeluarkan asap ketika tertiup angin. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena api dikhawatirkan kembali menyala dan meluas ke area lainnya.

‎“Memang potensi munculnya api masih tinggi setiap ada angin, keluar lagi asap. Setiap angin keluar asap,” ujar Andri, Senin 10 Agustus 2026.


Ia menambahkan, para relawan bersama petugas terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi munculnya kembali api. Pemantauan dilakukan secara berkala di sekitar lokasi yang sebelumnya terbakar.

‎Dikhawatirkan apabila kondisi tersebut tidak segera teratasi, api dapat kembali menjalar dan memperluas area terdampak.

‎“Saya khawatir ini meluas, jadi selain kita terus berupaya di lokasi, saya juga berharap ini turun hujan,”ucapnya

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Sadtata Noor Adirahmanta, mengatakan penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur sejak 7 Agustus 2026.

‎“Di tengah kondisi kebakaran di sekitar Kawah Wadon, Gunung Gede, perjuangan melawan api terus berlanjut. Sejak 7 Agustus 2026, petugas BBTNGGP bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP), relawan, masyarakat, dan berbagai unsur lintas instansi bahu-membahu berada di garis depan untuk memadamkan dan mengendalikan api," bebernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....