Wakil Wali Kota Bandung Sambangi Korban Kebakaran di Maleer
- 10 Agt 2026 14:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyambangi keluarga korban kebakaran di Jalan Jembatan Opat, RT 03 RW 06, Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Erwin menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga. Secara pribadi, ia juga memberikan bantuan sebesar Rp1 juta kepada keluarga korban.
Erwin mengatakan, kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah yang dihuni empat kepala keluarga. Sejumlah barang berharga, termasuk uang, perhiasan, dan dokumen milik korban turut terbakar.
"Ini satu rumah diisi oleh empat kepala keluarga. Perhiasan, uang, semua terbakar. Tetapi alhamdulillah masyarakat di sini menyalurkan bantuan dan kami dari Pemerintah Kota Bandung tentunya juga harus hadir secepatnya," ujar Erwin di lokasi kebakaran, senin 10 Agustus 2026.
Menurut Erwin, Pemkot Bandung akan membantu pembangunan kembali rumah korban melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Hal itu dimungkinkan karena lahan yang ditempati korban memiliki sertifikat.
"Alhamdulillah, tanahnya bersertifikat, otomatis bisa masuk ke program Rutilahu. Kemudian mungkin kekurangannya, insyaallah dibantu juga dari Baznas," katanya.
Selain bantuan perbaikan rumah, Pemkot Bandung melalui Dinas Sosial juga akan memberikan dukungan kebutuhan sehari-hari bagi keluarga korban.
"Untuk bantuan sehari-harinya di-support dari Dinas Sosial. Artinya, setiap hari akan ada bantuan sembako dan sebagainya," tuturnya.
Erwin juga mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar yang bergotong royong membantu para korban sejak hari pertama kejadian. Ia menyebut bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban keluarga yang terdampak.
"Saya pribadi juga harus menyumbang karena saya datang di sini. Di sini juga gotong royong, saling membantu," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Erwin mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan penggunaan kompor maupun tabung gas.
Ia meminta warga yang memiliki rumah dengan instalasi listrik berusia lebih dari 10 hingga 20 tahun untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
"Jadi listrik memang kita harus rutin memeriksa jalur kabel, apalagi kalau rumah sudah di atas 10 sampai 20 tahun. Itu harus diperiksa. Kemudian kemarin kejadian akibat tabung gas tiga kilogram juga perlu diperhatikan. Jadi, hati-hati," ucapnya.
Erwin juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran di lahan kosong, terutama saat kondisi lingkungan kering.
Salah seorang korban diketahui tinggal di rumah milik almarhum Abdulrohman. Korban tersebut mengaku baru menikah sekitar tiga bulan lalu.
Ia mengatakan hampir seluruh barang miliknya, mulai dari uang, perhiasan hingga surat-surat penting, ikut terbakar dalam musibah tersebut.
"Sudah, Pak, semuanya (terbakar), uang, perhiasan, surat-surat. Tinggal ini saja, baju. Alhamdulillah sejak hari pertama sudah banyak yang membantu. Hatur nuhun, Pak. Semoga diganti berlipat-lipat," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....