Pemkot Bandung Siapkan Sistem Baru Perbaikan 4.000 Titik PJU di Soekarno-Hatta
- 10 Agt 2026 13:07 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung- Pemerintah Kota Bandung menyiapkan sistem baru untuk mempercepat penanganan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Sistem tersebut akan menggunakan skema managed service dengan dukungan teknologi agar gangguan lampu dapat segera terdeteksi dan ditangani.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, melalui sistem tersebut, kerusakan PJU nantinya dapat dipantau melalui dashboard yang terhubung dengan Bandung Command Center maupun ATCS Dinas Perhubungan. Petugas pemeliharaan bisa langsung diterjunkan ketika indikator kerusakan muncul.
"Selama ini yang menjadi masalah adalah ketika lampu rusak atau mati, butuh waktu, paling tidak sampai seharian, untuk melaporkan melalui 112. Kalau nanti sistem teknologi managed service ini berjalan, kita akan memiliki semacam command center atau dashboard yang bisa digabungkan dengan Bandung Command Center atau ATCS Dishub," kata Farhan di Polrestabes Bandung, Senin 10 Agustus 2026.
Penerapan sistem tersebut akan dibarengi dengan penataan PJU di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta. Pemkot Bandung memprioritaskan jalur utama tersebut hingga kawasan flyover Kopo setelah adanya koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Komisi V DPR RI.
Farhan menyebut, jumlah PJU yang menjadi sasaran pembenahan mencapai sekitar 4.000 titik. Penerangan yang ditangani mencakup sisi kiri, kanan, serta bagian tengah jalan, termasuk penerangan di kawasan flyover Kopo.
"Wah, banyak. Totalnya sekitar 4.000 titik. Kiri, kanan, dan tengah. Termasuk jembatan yang di atas (flyover Kopo), semuanya," ujarnya.
Pemkot Bandung juga tengah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Jalan-jalan yang terkoneksi langsung dengan Jalan Soekarno-Hatta diharapkan dapat memperoleh dukungan melalui APBN sehingga pembiayaan penataan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD Kota Bandung.
Farhan menargetkan kesepakatan kontrak managed service dapat diselesaikan pada tahun ini. Skema tersebut direncanakan berjalan selama tiga tahun dan melibatkan pihak swasta sesuai ketentuan yang berlaku.
"Harus tahun ini sudah ada kesepakatannya supaya kita bisa menjalankannya selama tiga tahun. Managed service itu sesuai aturan, masa berlaku kontraknya harus disesuaikan dengan masa jabatan kepala daerah," tegasnya.
Selain PJU, Pemkot Bandung memastikan akan membangun dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) baru. Kedua fasilitas tersebut akan dibangun di depan SMKN 7 dan SMKN 9 Bandung untuk mendukung keselamatan pelajar dan masyarakat saat menyeberang.
"Untuk JPO, yang pasti akan ditambah oleh Pemerintah Kota Bandung ada dua, yaitu di depan SMKN 7 dan SMKN 9. Itu sudah pasti akan dibangun. Yang lainnya nanti kita akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat," tandas Farhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....