Cadisdik Wil Vll dan Unpas Perkuat Kompetensi Guru Bahasa Indonesia Hadapi TKA

  • 10 Agt 2026 11:02 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung — Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VII Jawa Barat menggandeng Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) untuk memperkuat kompetensi guru SMA/SMK mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan sekaligus pelaksanaan pelatihan peningkatan kompetensi guru, Sabtu 8 Agustus 2026.

Pelatihan tersebut salah satunya membahas Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menjadi instrumen penting dalam mengukur kemampuan akademik peserta didik. Puluhan guru SMA/SMK dari sejumlah daerah di Jawa Barat mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Cadisdik Wilayah VII Jawa Barat Asep Yudi Mulyadi, mengatakan kerja sama dengan Unpas merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas guru agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pendidikan.

Menurut dia, guru memiliki posisi strategis dalam membangun kemampuan peserta didik, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter dan kemampuan berpikir.

“Guru harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan berkarakter. Pelatihan ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia semakin relevan dan bermakna,” ujarnya.

Ia mengatakan peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan seiring perubahan kurikulum dan tantangan pembelajaran yang semakin kompleks.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Unpas Dr. H. Yaya Mulyana Abdul Azis, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan kerja di lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas tenaga pendidik.

Menurutnya, pelatihan mengenai TKA tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan teknis dalam menyusun maupun membahas soal. Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat pemahaman guru terhadap konsep dan kompetensi akademik yang menjadi dasar pembelajaran.

“Pembahasan soal TKA tidak hanya melatih keterampilan teknis guru, tetapi juga memperkuat pemahaman konseptual yang akan berdampak langsung pada kualitas siswa,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi secara intensif mengenai strategi penyusunan soal, analisis kompetensi akademik, serta pengembangan metode pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan guru secara individual. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas peserta didik.

Cadisdik Wilayah VII Jawa Barat dan Unpas berkomitmen melanjutkan sinergi dalam pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan Jawa Barat agar semakin adaptif, kompetitif, dan mampu menghadapi tantangan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....