Bakar Ban Berujung Ledakan, Rumah Warga di Cimahi Selatan Terbakar

  • 09 Agt 2026 20:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Aktivitas membakar ban dan gabus telur berujung petaka setelah terjadi ledakan yang memicu kebakaran sebuah rumah tinggal di Jalan Nanjung No. 58, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu 9 Agustus 2026 sore. Api yang muncul setelah ledakan tersebut dengan cepat membesar hingga merambat ke bagian kandang dan bangunan rumah.

Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.15 WIB dan laporan diterima petugas pemadam kebakaran enam menit kemudian. Tim Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.24 WIB untuk melakukan penanganan.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal milik Akodarismat. Dari total luas lokasi sekitar 96 meter persegi, bagian yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 16 meter persegi.

"Menurut keterangan pelapor, penghuni rumah sedang memberikan pakan ayam sambil melakukan pembakaran ban dan gabus telur hingga kemudian terjadi ledakan yang memicu api," ujar Aep.

Api yang muncul setelah ledakan kemudian membesar dan merambat ke area kandang sebelum mengenai bagian rumah. Kondisi tersebut membuat petugas harus bergerak cepat untuk mencegah kobaran api meluas ke bagian bangunan lainnya.

Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Cimahi mengerahkan tiga unit kendaraan pancar dan satu unit rescue ke lokasi kejadian. Sebanyak 13 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman, penyelamatan, sekaligus memastikan kondisi sekitar lokasi tetap aman.

"Petugas juga melakukan penyelamatan dan memastikan tidak ada korban yang terdampak, dengan total 21 jiwa berhasil diselamatkan," ucapnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, baik luka ringan, sedang maupun berat. Petugas memastikan seluruh penghuni yang berada di sekitar lokasi dapat dievakuasi dengan aman selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

"Sebanyak 21 jiwa berhasil diselamatkan dan tidak terdapat laporan korban luka maupun meninggal dunia dalam kejadian ini," katanya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu kelalaian saat melakukan pembakaran ban yang kemudian menimbulkan ledakan dan menyebabkan api merambat ke kandang hingga bangunan rumah. Sementara itu, nilai kerugian akibat kerusakan bangunan dan barang yang terbakar masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

"Barang atau isi rumah yang berhasil diselamatkan diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp500 juta, sedangkan total kerugian masih dalam pendataan," ungkap Aep.

Petugas berhasil mengendalikan dan menyelesaikan proses pemadaman pada pukul 17.32 WIB atau sekitar satu jam setelah laporan diterima. Setelah itu, tim melakukan proses overhaul untuk memastikan tidak ada titik api maupun potensi kebakaran kembali sebelum meninggalkan lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....