Kekurangan Armada TNI Bantu Disdamkar Satu Unit Mobil Tangki
- 09 Agt 2026 13:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut —Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI Angkatan Darat atas bantuan satu unit mobil tangki air untuk mengatasi tingginya potensi kebakaran di Kabupaten Garut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko mengatakan, bantuan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antarlembaga dalam memperkuat pelayanan dasar penanggulangan kebakaran dan penyelamatan bagi masyarakat Kabupaten Garut.
Ia menyampaikan, armada operasional yang berasal dari TNI AD, khususnya Denbekang III-44-02 Garut, Korem 062/Tarumanagara, dan Kodim 0611/Garut, akan memperkuat kesiapsiagaan operasional Disdamkarmat, terutama dalam menghadapi meningkatnya potensi kebakaran di musim kemarau.
"Kehadiran armada ini akan memperkuat kapasitas Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mendukung pasokan air pada operasi pemadaman, serta memberikan pelayanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan yang lebih cepat, tepat, responsif, dan optimal kepada masyarakat," ujarnya, di Garut, Minggu, 9 Agustus 2026.
Saat ini, Disdamkar Kabupaten Garut memiliki 18 unit kendaraan operasional yang terdiri atas 12 unit mobil pemadam kebakaran (pancar), 2 unit mobil tangki air (supply), 1 unit mobil rescue, 2 unit Hiace/ambulans, dan 1 unit mobil komando.
Meski demikian, tiga unit mobil pemadam kebakaran masih mengalami kerusakan teknis sehingga belum dapat dioperasikan secara optimal. Kondisi tersebut menjadi tantangan mengingat luas wilayah Kabupaten Garut yang mencapai lebih dari 3.000 kilometer persegi, meliputi 42 kecamatan dan 442 desa/kelurahan. Kehadiran armada tambahan dinilai penting untuk mendukung pemenuhan standar waktu tanggap (response time) sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) suburusan kebakaran.
Eko menilai tambahan satu unit mobil tangki air ini sangat tepat waktu karena Kabupaten Garut tengah memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan, perkebunan, maupun permukiman.
"Tentu sangat membantu. Kehadiran unit mobil tangki air ini akan meningkatkan kapasitas dukungan operasional, terutama dalam penyediaan pasokan air pada lokasi kebakaran yang jauh dari sumber air maupun pada kejadian kebakaran dengan kebutuhan air dalam jumlah besar," lanjutnya.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi simbol kolaborasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Garut, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terpadu dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus dikembangkan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pelaksanaan latihan bersama dalam menghadapi kondisi darurat.
Menutup keterangannya, Eko menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan. Sinergi yang terbangun bersama TNI Angkatan Darat merupakan bukti bahwa perlindungan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Kami optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, pelayanan kebakaran dan penyelamatan di Kabupaten Garut akan semakin profesional, responsif, dan mampu menjawab tantangan yang terus berkembang," tutup Eko.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....