Rumah Amal Salman: Semuanya Berhak Mendapatkan Air Bersih
- 09 Agt 2026 13:07 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Penyerahan Program Air Bersih IDII bersama ITB dan Rumah Amal kepada Wakil Bupati Aceh Tengah (Rumah Amal Salman, Bandung) - Kesulitan memperoleh air bersih masih menjadi persoalan yang mengganjal bagi warga Desa Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, sejak banjir besar melanda kawasan itu tahun lalu. Air yang tersedia kerap keruh dan tidak layak dikonsumsi.
Kondisi itu mendorong kolaborasi antara Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Rumah Amal Salman menghadirkan sistem penyediaan air bersih yang kini resmi diserahkan kepada Masyarakat Desa Jamat melalui pemerintah daerah kabupaten. Program tersebut diserahkan pada awal Agustus 2026 ini, kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Itu yang diwakili Wakil Bupati Muchsin Hasan dan dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Asisten Daerah, Camat Linge, Kepala Desa Jamat dan Desa lain di Kec. Linge, serta perangkat pemerintah daerah lainnya.
Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana melalui penyediaan akses air bersih yang aman bagi masyarakat. Perwakilan Pengurus IIDI mengatakan, kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang harus dipenuhi agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara sehat dan produktif setelah bencana.
"Air adalah kebutuhan yang sangat vital. Kami berharap fasilitas yang hari ini diserahkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan dalam jangka panjang," ujarnya, Sabtu 8 Augustus 2026. Mewakili ITB, Ketua Pengurus Rumah Amal, Mipi Ananta Kusuma menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air bersih tidak berhenti pada proses pembangunan fisik. Keberlanjutan program bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
“Program peningkatan akses air bersih harapannya bisa dimanfaatkan dan berkelanjutan, sehingga ketika ITB menyerahkan kepada masyarakat, mohon ini bisa dirawat bersama,” katanya. Lebih lanjut, apresiasi datang dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Wakil Bupati Muchsin Hasan menyebut kolaborasi IIDI, ITB, dan Rumah Amal Salman telah menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih layak konsumsi.
"Sebelumnya masyarakat memang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyaksikan sendiri bagaimana air yang semula keruh kini dapat diolah menjadi jernih dan layak digunakan untuk kebutuhan memasak maupun konsumsi," katanya.
Katanya, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Desa Jamat, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, lembaga filantropi, dan pemerintah daerah menjadi contoh nyata sinergi dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
Muchsin berharap kerja sama lainnya dapat terus berlanjut. Itu untuk menjangkau kebutuhan masyarakat di wilayah lain yang masih menghadapi persoalan serupa.
Ungkapan senada disampaikan perwakilan warga Desa Jamat. Mereka mengaku bantuan tersebut menjadi harapan baru setelah banjir yang melanda kampung mereka tahun lalu mengganggu akses terhadap air bersih.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada IIDI, ITB, Rumah Amal Salman, dan pemerintah atas bantuan yang telah diberikan. Saat ini, kami masyarakat dapat menikmati air bersih yang selama ini sangat dibutuhkan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....