Pemkot Bandung Siapkan Pasar Baru Jadi Kawasan Wisata Belanja

  • 07 Agt 2026 14:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pertumbuhan ekonomi dari berbagai sektor, salah satunya melalui penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengembangkan kawasan Pasar Baru sebagai destinasi wisata belanja yang menjadi bagian dari kawasan ekonomi khusus di Kota Bandung.

‎Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, konsep pengembangan Pasar Baru tidak hanya berfokus pada aktivitas perdagangan pada siang hari, tetapi juga akan diperluas hingga malam hari agar kawasan tersebut semakin hidup dan mampu menarik lebih banyak wisatawan maupun masyarakat.

‎"Pasar Baru sebagai salah satu kawasan yang akan kita kembangkan sebagai wisata belanja. Wisata belanja ini kan kalau sekarang pagi sampai sore. Nah nanti sampai malam. Nanti kita akan mengembangkan sebuah konsep di mana malam sekalipun Pasar Baru tetap hidup," ujar Farhan, Jumat 7 Agustus 2026.

‎Menurut Farhan, aktivitas ekonomi yang akan dikembangkan tidak hanya berfokus pada perdagangan, tetapi juga akan menghadirkan berbagai pilihan kuliner serta penjualan berbagai produk UMKM dan merchandise.

‎Ia menegaskan, pengembangan kawasan tersebut juga akan dibarengi dengan percepatan perbaikan infrastruktur di sejumlah ruas jalan penyangga di sekitar Pasar Baru.

‎"Tetapi yang pasti sesuai janji saya kepada Pak Gubernur, jalan-jalan di seputaran Jalan Otto Iskandardinata (Otista) akan kita perbaiki dengan cepat," katanya.

‎Farhan menjelaskan, ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan meliputi Jalan Tamim, jalan belakang Pasar Baru, Jalan Pecinan Lama, Jalan ABC, hingga Jalan Suniaraja. Sementara itu, Jalan Otista belum akan diperbaiki oleh Pemkot karena akan masuk dalam paket pembangunan infrastruktur Bus Rapid Transit (BRT) yang dikerjakan oleh pemerintah pusat.

‎"Jalan Tamim, jalan belakang pasar, Jalan Pecinan Lama, Jalan ABC, Jalan Suniaraja semuanya akan kita muluskan dulu. Kenapa Otista tidak dimuluskan dulu? Karena Otista akan masuk ke dalam paket perbaikan infrastruktur BRT oleh pemerintah pusat," jelasnya.

‎Selain memperbaiki infrastruktur, Pemkot Bandung juga akan mengembangkan kawasan penyangga seperti Tamim dan Pecinan Lama agar memiliki daya tarik ekonomi yang lebih besar. Berbagai jenis usaha akan didorong tumbuh di kawasan tersebut, mulai dari kuliner, penjualan merchandise, hingga produk fesyen dan sepatu.

‎"Di daerah penyangga seperti Tamim dan Pecinan Lama nanti bisa macam-macam, bisa kuliner, merchandise. Kalau saya melihatnya, kalau bisa menjual fashion atau sepatu juga tidak masalah," ucapnya.

‎Meski aktivitas ekonomi akan diperpanjang hingga malam hari, memastikan operasional kawasan wisata belanja tetap akan dibatasi demi menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Bandung.

‎"Nantinya bukan 24 jam. Harus sudah tutup sebelum jam 12 malam supaya ada waktu untuk beres-beres. Karena nanti menyangkut masalah kebersihan Kota Bandung," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....