Antisipasi Kekeringan, Pemkab Garut Lakukan Pencarian Sumber Titik Mata Air
- 04 Agt 2026 08:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Musim kemarau saat ini selain berdampak pada kekeringan lahan sawah juga terjadi darurat air bersih disejumlah Kecamatan di Kabupaten Garut. Pemerintah Kabupaten Garut secara bertahap telah mendistribusikan air bersih ke sejumlah daerah yang mengalami rawan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Garut Aah Anwar Saepuloh mengatakan, sudah ada sekitar 1.4 juta liter air yang didistribusikan sejumlah titik lokasi termasuk di wilayah kota Garut." Kami mendistribusikan air disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan," katanya, di Garut, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menyampaikan, pihaknya secara intensif melakukan asesmen atau pendataan terhadap sejumlah titik lokasi yang mengalami kerawanan air bersih." Kami terus melakukan pendataan untuk lokasi yang dinilai memliki kerawanan air bersih," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga melakukan asesmen terhadap daerah yang memiliki sumber mata air, untuk dibangunkan infrastruktur sarana penunjangnya seperti pipanisasi atau embung embung air. Dengan begitu kedepannya diharapkan tidak terjadi kekeringan atau kekurangan sarana air bersih." Kami juga mendata sejumlah daerah yang memiliki sumber mata air dan akan dibangunkan fasilitas penunjangnya," katanya.
Ia menyampaikan, asesmen pencarian sumber mata air disejumlah daerah tersebut sebagai bagian dari mitigasi. Dan hasil dari asesmen tersebut akan dilaporkan ke pimpinan daerah untuk lakukan tindakan selanjutnya. "Pendataan terhadap sumber mata air di daerah yang masih memiliki sumber mata air tersebut merupakan bagian dari mitigasi," katanya.
Ia mengatakan, ada sekitar 11 titik lokasi di tiga kecamatan yang telah disuplai air bersih termasuk Di kecamatan Cigedug yang merupakan daerah terparah kekurangan air bersih. " Untuk pipanisasi dan pengadaan fasilitas lainnya seperti tandon air dan torn dibutuhkan anggaran sekitar 1.5 miliar rupiah," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....