Bawaslu Cimahi: Belum Ada Pelanggaran Pemutakhiran Data Parpol Semester I 2026
- 03 Agt 2026 22:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Bawaslu Kota Cimahi memastikan tidak menemukan dugaan pelanggaran maupun potensi sengketa dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester I Tahun 2026. Hasil pengawasan menunjukkan bahwa kendala yang muncul lebih banyak disebabkan oleh persoalan administrasi dan manajemen internal partai politik.
Sejumlah partai politik diketahui masih menjalani proses pergantian kepengurusan di tingkat daerah. Selain itu, beberapa partai juga masih menunggu pelaksanaan musyawarah daerah, musyawarah cabang, hingga penerbitan surat keputusan kepengurusan dari tingkat pusat.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Cimahi, Jusapuandy, menjelaskan terdapat pula kendala teknis dalam proses pembaruan data. Hak akses SIPOL yang masih berada di tingkat provinsi maupun dewan pimpinan pusat membuat sebagian pengurus daerah belum dapat memperbarui data secara mandiri.
"Bawaslu juga menemukan sejumlah partai politik masih melakukan penyesuaian administrasi terkait perubahan domisili kantor, pembaruan rekening bank resmi partai, serta penyempurnaan data kepengurusan di tingkat kecamatan dan kelurahan," ujar Jusapuandy dalam keterangannya, Senin 3 Agustus 2026.
Di sisi lain, beberapa partai politik seperti PKS dan Gerindra menyampaikan bahwa tidak terdapat perubahan kepengurusan maupun keanggotaan. Dengan demikian, data yang tersimpan dalam SIPOL dinilai masih sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga belum memerlukan pembaruan.
Berdasarkan seluruh hasil pengawasan, Bawaslu Kota Cimahi menegaskan proses pemutakhiran data partai politik pada Semester I Tahun 2026 berjalan tanpa indikasi pelanggaran administrasi maupun sengketa pemilu. Temuan yang ada lebih berfokus pada penyempurnaan tata kelola administrasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas data kepartaian.
"Bawaslu Kota Cimahi berharap seluruh partai politik segera menindaklanjuti pembaruan data yang masih belum lengkap agar data pada SIPOL tetap akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu yang berkualitas dan berintegritas," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....