Big Bad Wolf Books Hadir di Bandung, Usung Konsep Wisata Literasi

  • 03 Agt 2026 15:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan konsep baru dalam pengembangan literasi dengan menggelar Big Bad Wolf Books 2026 yang dipadukan dengan festival kuliner Pages and Plates. Kegiatan ini berlangsung di Bikasoga, 3–9 Agustus 2026, dan menjadi penyelenggaraan perdana Big Bad Wolf Books di Kota Bandung.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kehadiran Big Bad Wolf Books tidak hanya menghadirkan pameran buku, tetapi juga menjadi destinasi wisata literasi yang memadukan aktivitas membaca, rekreasi, dan kuliner.

"Ini lebih dari sekadar sebuah event pameran buku. Ini adalah event pertama di Kota Bandung yang kita sebut sebagai wisata literasi. Masyarakat datang bukan hanya untuk membeli buku, tetapi juga menikmati suasana, membaca, berwisata, dan yang paling penting, mendapatkan pengalaman yang menyenangkan," ujar Farhan, Senin 3 Agustus 2026.


‎‎Farhan berharap konsep tersebut mampu menghadirkan pengalaman baru dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Menurutnya, suasana yang santai dan atraktif dapat menjadikan literasi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi daya tarik wisata di Kota Bandung.

‎‎Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan acara tersebut, mulai dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Big Bad Wolf Books, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, hingga para sponsor dan mitra.

‎‎"Acara ini harus sukses karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kota Bandung. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga masyarakat Bandung bisa menikmati event literasi bertaraf internasional ini," katanya.


Selain menghadirkan jutaan koleksi buku, Big Bad Wolf Books Bandung 2026 juga dipadukan dengan festival kuliner bertajuk Pages and Plates. Konsep ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati beragam sajian kuliner lokal sambil membaca dan berburu buku.

‎Farhan menilai perpaduan literasi dan kuliner merupakan inovasi yang dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk menikmati pengalaman membaca dalam suasana yang berbeda.

‎‎Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, mengatakan pihaknya mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.


‎Menurutnya, Bank Indonesia menghadirkan berbagai program edukasi, termasuk layanan Perpustakaan Bank Indonesia, serta mendorong penggunaan pembayaran digital melalui QRIS selama kegiatan berlangsung.

‎"Kami terus mendukung peningkatan literasi, khususnya literasi finansial. Seluruh transaksi di kegiatan ini juga didorong menggunakan QRIS sebagai bagian dari edukasi pembayaran digital kepada masyarakat," ucapnya.

‎‎Di sisi lain, Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, menyampaikan rasa syukurnya karena festival buku internasional tersebut akhirnya dapat digelar di Kota Bandung setelah lama direncanakan.

‎‎Ia mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menemukan berbagai buku yang dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan.

Big Bad Wolf Books Bandung 2026 berlangsung pada 3–9 Agustus 2026, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB di Bikasoga, Kota Bandung. Selain berburu buku dengan beragam pilihan dan penawaran menarik, pengunjung juga dapat menikmati festival kuliner yang melengkapi pengalaman wisata literasi di Kota Bandung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....