PNJ Dorong UMKM Sumedang Naik Kelas lewat Pengabdian Masyarakat
- 02 Agt 2026 18:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang menerima pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang digelar di Gedung Sumedang Creative Center (SCC). Kegiatan tersebut melibatkan dosen yang terdiri atas Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli, serta mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan, Jurusan Akuntansi.
Program tersebut dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, jajaran dosen PNJ, para pelaku UMKM, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang.
Bupati mengapresiasi kepercayaan PNJ yang memilih Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
"Kegiatan ini bukan hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi wadah berbagi ilmu dan pengalaman yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Sumedang," ujar Dony, dalam keterangannya, sabtu 1 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan dan memahami perpajakan akan menjadi bekal penting untuk membangun usaha yang lebih profesional dan berdaya saing. Dengan pengelolaan usaha yang semakin baik, UMKM diharapkan mampu memperluas usahanya, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Saya berharap komunikasi tetap terjalin setelah kegiatan ini selesai. Pendampingan bisa dilakukan melalui media yang sederhana seperti grup WhatsApp sehingga para pelaku UMKM dapat berkonsultasi ketika menghadapi kendala," katanya.
Ia juga mengajak pelaku UMKM untuk terus membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sikap terbuka, menurutnya, menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha mampu beradaptasi dengan perubahan dan terus meningkatkan kualitas usahanya.
Dalam kesempatan itu, Dony mencontohkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, seperti ChatGPT, yang dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk memperoleh informasi maupun menyusun berbagai dokumen usaha. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi tetap memerlukan arahan serta keputusan dari manusia.
Selain aspek teknis pengelolaan usaha, Bupati Dony mengingatkan pentingnya membangun empat modal utama dalam meraih keberhasilan, yakni pengetahuan, pengalaman, jejaring, dan integritas. Keempat hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi pelaku usaha untuk terus berkembang di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Pada kesempatan tersebut, Dony juga memperkenalkan sejumlah inovasi digital yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Sumedang, di antaranya Command Center, Virtual Tour Sumedang, serta layanan WAKEPO (WhatsApp Kepo) yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi layanan pemerintahan secara cepat dan terbuka.
"Semoga kegiatan pengabdian ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus membawa manfaat nyata bagi UMKM Sumedang agar semakin maju dan naik kelas," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....