Maklumi Pembatalan MTQ Jabar 2026, Diky Candra: Berat dengan Kondisi Fiskal saat Ini

  • 02 Agt 2026 17:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026 di Kabupaten Garut batal diselenggarakan di tahun ini. Pemerintah Kabupaten Garut, bahkan sudah bersurat ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengundurkan diri sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jabar 2026.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra memaklumi kondisi tersebut. Ia menilai, dengan kondisi fiskal saat ini hal itu wajar terjadi.

"Kami memaklumi kondisi itu. Kami juga berharap kondisi ini bisa dipahami daerah lain,” kata Diky, Minggu 2 Agustus 2026.

Saat ini lanjut Diky, kesulitan fiskal dirasakan semua daerah. Hal ini tentu perlu kerja keras, bagaimana daerah bisa mencari PAD baru.

"Kondisi ini, mudah-mudahan sedikit banyaknya menyadarkan semua pejabat untuk menyadari bahwa sikap kami harus lebih santun, dan menjaga komunikasi sebaik mungkin dengan masyarakat," kata Diky.

Apa yang dirasakan Kabupaten Garut juga sama halnya dirasakan Kota Tasikmalaya. Ia mengatakan, jika hal itu diamanatkan dilaksanakan di Kota Tasikmalaya, itu juga akan berat.

"Dengan kondisi saat ini, jika Kota Tasikmalaya mendapat kepercayaan melaksanakan MTQ, tentunya akan berat. Saat ada Sesmenkop yang akan membuat acara sempat saya tolak saat jadi Plh wali kota. Tapi alhamdulillah, ternyata anggarannya dari pusat,” katanya.

Termasuk lanjut Diky saat menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Tamansari. Acara tersebut tidak menggunakan APBD.

“Saat itu anggota DPD RI Alfiansyah Komeng dan Anggota DPR RI Bu Lola usul pasar murah, saya balikin ke mereka. Silahkan tapi maaf kami ga punya anggaran. Alhamdulillah akhirnya mereka bawa Bapanas RIi dan anggarani pribadi mereka,” ujarnya

“Termasuk saat anggota komisi III Ibu Lola ingin bikin bahan sosialisasi hukum pakai Sule. Saya persilahkan bila anggaran bukan dari APBD. Akhirnya dari pribadi bu Lola yg hasilnya bisa dimanfaatkan untuk daerah melakukan sosialisasi,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....