Penanganan Banjir Bojongsoang lewat Kolaborasi Pemda dengan DPR-RI

  • 02 Agt 2026 00:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyiapkan pembangunan danau seluas sekitar 10 hektare. Yaitu di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, sebagai salah satu langkah mengurangi banjir yang selama ini kerap melanda kawasan Bojongsoang dan sekitarnya.

Rencana tersebut disampaikan KDS saat menghadiri Silaturahmi dan Sosialisasi Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bersama Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya dan ratusan kader Karang Taruna Kabupaten Bandung. Itu digelar di Kampung Bedas, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Sabtu 1 Agustus 2026.

Menurut KDS, pembangunan danau retensi menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat pengendalian banjir. Yaitu di wilayah hilir Sungai Citarum, khususnya Bojongsoang yang selama ini menjadi daerah langganan genangan.

"Insya Allah kita siapkan pembangunan danau sekitar 10 hektare di Tegalluar. Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu solusi mengurangi banjir di Bojongsoang," kata KDS.

Selain pembangunan danau, KDS mengungkapkan upaya penanganan banjir juga diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Ia mengapresiasi dukungan Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya yang siap membantu percepatan normalisasi Sungai Cikeruh melalui pendekatan pentahelix.

Menurut KDS, selama ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum hanya mampu melakukan normalisasi dan penataan hingga radius sekitar 300 meter. Itu di sisi kiri dan kanan Sungai Cikeruh maupun Sungai Citarik.

"Bang Romy siap membantu melanjutkan penanganannya di luar kewenangan BBWS melalui kolaborasi pentahelix. Ini menjadi langkah yang sangat baik agar penanganan banjir bisa lebih menyeluruh," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, KDS juga menitipkan sejumlah pesan kepada ratusan kader Karang Taruna Kabupaten Bandung yang hadir pada kegiatan sosialisasi. Ia menegaskan Karang Taruna lahir sebagai organisasi sosial yang harus hadir membantu masyarakat, bukan sekadar menjadi organisasi kepemudaan.

"Karang Taruna harus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Laksanakan kegiatan-kegiatan sosial dan jangan pernah berhenti membantu warga," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....