Generasi Muda Jadi Fokus, Kesbangpol Diminta Inovatif Tanamkan Pancasila
- 31 Jul 2026 17:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang - Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang menghadirkan pendekatan yang lebih inovatif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Langkah tersebut dinilai penting sebagai benteng menghadapi berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks.
Arahan itu disampaikan Fajar saat memberikan pembinaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kepada jajaran Badan Kesbangpol Kabupaten Sumedang, Kamis 30 Juli 2026.
Menurutnya, perkembangan zaman membawa tantangan baru bagi anak muda, mulai dari penyimpangan perilaku, tindak kekerasan, hingga masuknya paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Karena itu, Kesbangpol memiliki peran penting dalam memperkuat karakter kebangsaan melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila.
"Kesbangpol harus mampu menghadirkan cara-cara yang kreatif dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar mereka memiliki daya tahan terhadap berbagai pengaruh negatif," ujar Fajar.
Selain penguatan ideologi, ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang solid di lingkungan Kesbangpol. Menurutnya, kekompakan, loyalitas, dan semangat kebersamaan menjadi modal utama aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap persoalan yang muncul di lingkungan kerja harus diselesaikan secara bersama-sama dengan mengedepankan solidaritas antarsesama pegawai.
"Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Fajar juga meminta Kesbangpol mempererat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi vertikal, untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai pengaruh negatif yang menyasar generasi muda.
Di sisi lain, ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak dan remaja. Pemanfaatan media sosial yang semakin masif, kata dia, harus diimbangi dengan pengawasan serta respons cepat ketika ditemukan konten yang berpotensi membahayakan perkembangan generasi muda.
"Ketika muncul konten atau pengaruh negatif di ruang digital, perangkat daerah terkait harus segera melakukan langkah intervensi agar dampaknya tidak semakin meluas," ujar Fajar.
Melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, kolaborasi lintas instansi, serta pengawasan terhadap perkembangan teknologi informasi, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap generasi muda memiliki karakter yang kuat, berwawasan kebangsaan, dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....