Yayasan Nur Al-Rahman Cimahi Jadi Rujukan Belajar Kepala Sekolah Malaysia
- 30 Jul 2026 22:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Sistem pendidikan di Kota Cimahi kembali mendapat pengakuan internasional setelah Yayasan Nur Al-Rahman menjadi lokasi kunjungan belajar para kepala sekolah asal Malaysia. Kegiatan Lesson Study yang digelar di lingkungan Yayasan Nur Al-Rahman pada Rabu, 29 Juli 2026, menjadi ajang berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan yang berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Nur Al-Rahman yang dipercaya menjadi tuan rumah dalam kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran rombongan dari Malaysia menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Kota Cimahi mampu menarik perhatian dunia internasional.
"Atas nama Pemerintah Kota Cimahi saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Nur Al-Rahman yang sudah menjadi role model atau percontohan hingga kepala sekolah dari Malaysia datang langsung ke Kota Cimahi," ujar Adhitia.
Adhitia menilai keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Cimahi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Ia optimistis semakin banyak lembaga pendidikan di Cimahi yang mampu tampil sebagai rujukan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Kalau ada invitation kenapa tidak, saya berharap sekolah-sekolah lain di Cimahi juga bisa mengangkat nama kota kita di kancah yang lebih luas," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun kunjungan balasan. Hal terpenting adalah lahirnya kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan dunia pendidikan di kedua negara.
"Yang paling penting bukan kunjungannya, tetapi adanya tindak lanjut kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pendidikan di Kota Cimahi," tegas Adhitia.
Ketua Yayasan Nur Al-Rahman, Aji Rahman Baskoro, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaganya sebagai lokasi studi pembelajaran. Menurutnya, kunjungan tersebut lahir dari ketertarikan pihak Malaysia terhadap praktik pendidikan yang diterapkan di yayasan tersebut.
"Kami membuka apa yang sudah kami lakukan agar mereka dapat melihat, mengamati, menilai, sekaligus memberikan masukan untuk pengembangan pendidikan bersama," kata Aji.
Aji berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbentuknya jejaring kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Malaysia. Ia menilai kolaborasi lintas negara akan memberikan manfaat besar dalam peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang.
"Dulu kami juga pernah belajar ke Malaysia dan manfaatnya sangat besar, sehingga kerja sama seperti ini menguntungkan kedua belah pihak," ucap Aji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....