Program Sapu Jagat: ASN Cimahi Dilibatkan dalam Pengelolaan Sampah Tingkat RT

  • 30 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meluncurkan program Sapu Jagat RT atau Sapa dan Peduli Lingkungan Bersama ASN di RT sebagai langkah memperkuat pengelolaan sampah berbasis wilayah. Program ini menugaskan aparatur sipil negara (ASN) menjadi pembina pengelolaan sampah di setiap RT untuk mendukung target penyelesaian 60 persen sampah dari sumbernya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, mengatakan seluruh ASN akan diterjunkan ke wilayah binaan masing-masing sesuai pembagian organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka akan melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat melalui edukasi dan pembinaan pemilahan sampah dari rumah ke rumah.

"Pemkot Cimahi menurunkan ASN ke tingkat RT untuk pembinaan pemilahan sampah door to door ke rumah warga. Diharapkan dapat menyelesaikan sampah dengan target optimal 60 persen selesai di wilayah," ujar Chanifah, Rabu 29 Juli 2026.

Program tersebut merupakan implementasi Surat Keputusan Wali Kota Cimahi yang mengatur pembagian kewenangan pengelolaan sampah. Dalam kebijakan itu, sebanyak 60 persen sampah harus ditangani di tingkat wilayah, sedangkan 40 persen sisanya menjadi tanggung jawab layanan DLH Kota Cimahi.

Menurut Chanifah, kebijakan tersebut menjadi solusi atas keterbatasan kapasitas pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Dengan pengelolaan sejak dari sumber, sampah yang dikirim ke TPA nantinya diharapkan hanya berupa sampah residu yang sudah tidak dapat diolah kembali.

"Langkah ini sejalan dengan SK Wali Kota yang memandatkan setiap wilayah mampu mengelola minimal 60 persen sampah secara mandiri melalui pemilahan sampah organik dan anorganik," katanya.

DLH juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh ASN serta pimpinan OPD agar program berjalan serentak di seluruh wilayah Kota Cimahi. Pelaksanaan di lapangan akan berada di bawah koordinasi lurah dan camat bersama perangkat kewilayahan.

Selain itu, setiap kelurahan bersama RT dan RW akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sampah. Satgas tersebut akan menyusun rencana aksi atau plan of action sesuai kondisi lingkungan masing-masing agar penanganan sampah lebih terarah dan berkelanjutan.

Program Sapu Jagat RT diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah. Dengan keterlibatan ASN dan warga secara bersama-sama, target pengurangan sampah menuju TPA Sarimukti diyakini dapat tercapai secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....