Wakil Panglima TNI Minta Lulusan Sesko TNI Implementasikan Ilmu di Lapangan
- 30 Jul 2026 21:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mewakili Panglima TNI memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Kamis 30 Juli 2026. Sebanyak 157 perwira menengah dari TNI, Polri, dan perwira siswa mancanegara resmi menyelesaikan pendidikan.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Wakil Panglima TNI, disampaikan bahwa kelulusan dari Sesko TNI bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal pengabdian untuk mengimplementasikan ilmu, kepemimpinan, dan strategi yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.
"Selamat atas selesainya pendidikan di Sesko TNI. Jadikan bekal ilmu sebagai landasan dalam mengemban tugas dan menjawab tantangan pertahanan bangsa. Masih ada berbagai persoalan serta program-program pemerintah di bidang pertahanan yang membutuhkan pemikiran dan kontribusi para perwira lulusan Sesko TNI," ujar Panglima TNI dalam amanatnya.
Panglima TNI juga menegaskan pentingnya mengimplementasikan seluruh ilmu, hasil kajian, dan gagasan yang diperoleh selama pendidikan ke dalam pelaksanaan tugas di lapangan. "Semua yang telah dipelajari selama mengikuti pendidikan di Sesko TNI harus diterapkan dalam setiap penugasan guna memperkuat ketahanan nasional," tegasnya.
Usai upacara, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya menjadikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pijakan dalam setiap kebijakan negara, termasuk di bidang pertahanan.
Menurutnya, konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) serta ekonomi kerakyatan menjadi dua prinsip penting yang saling berkaitan dalam memperkuat ketahanan nasional.
"Beliau selalu menyampaikan bahwa sistem pertahanan kita adalah Sishankamrata dan ekonomi kerakyatan. Kedua prinsip tersebut saling berkaitan. Di dalamnya terdapat peran TNI dan Polri yang harus diimplementasikan oleh para lulusan Sesko TNI saat bertugas di lapangan," katanya.
Ia menambahkan, keikutsertaan perwira dari negara sahabat dalam Pendidikan Reguler Sesko TNI diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pembangunan kekuatan pertahanan Indonesia, termasuk pengembangan Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Wakil Panglima TNI juga menyoroti dinamika lingkungan strategis global yang terus berkembang. Menurutnya, berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia dalam mempersiapkan sistem pertahanan yang adaptif dan responsif.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi pemimpin yang inovatif, adaptif, dan mampu mengembangkan satuan yang dipimpinnya demi mendukung terwujudnya pertahanan negara yang tangguh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....