Bupati KBB Cek Renovasi Rutilahu, Pastikan Warga Terima Bantuan Tepat

  • 30 Jul 2026 18:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat – Upaya memastikan pelaksanaan program Rutilahu berjalan sesuai sasaran, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail meninjau langsung proses renovasi rumah warga di RW 11 RT 04, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang.

Dalam peninjauan tersebut, melihat secara langsung progres pembangunan rumah warga yang dibiayai melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) dari sejumlah perusahaan di Kabupaten Bandung Barat.

Jeje mengatakan, kegiatan turun langsung ke desa menjadi agenda rutin yang dilakukannya setiap pekan sebagai bentuk pengawasan sekaligus upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

"Setiap minggu saya mengunjungi minimal dua desa. Saya ingin mengetahui kondisi masyarakat secara langsung, berdialog dengan kepala desa, sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," katanya, dalam keterangannya, Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Jeje, perbaikan rumah tidak layak huni menjadi salah satu fokus pembangunan selama tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan sebanyak 367 unit rumah dapat direnovasi sepanjang tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bandung Barat melalui program CSR.

"Kami terus mengajak dunia usaha untuk bersama-sama membantu masyarakat. Dengan kolaborasi ini, kebutuhan pembangunan yang belum terjangkau APBD bisa dipenuhi secara bertahap," ujarnya.

Saat berdialog dengan warga penerima manfaat, Jeje juga menemukan masih adanya kebutuhan yang belum tercakup dalam bantuan yang diterima. Karena itu, ia memutuskan memberikan bantuan tambahan secara pribadi berupa keramik lantai untuk rumah Ai Rohani serta pompa air dan perlengkapan bangunan bagi Ahmad Budiman.

"Ternyata setelah saya tanyakan, masih ada beberapa kebutuhan yang belum terpenuhi. Insyaallah saya bantu semampunya dari pribadi agar rumah yang sedang diperbaiki bisa lebih layak ditempati," ungkapnya.

Ai Rohani mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Selama bertahun-tahun ia bersama keluarganya tinggal di rumah yang kondisinya rusak berat. Bahkan salah satu bagian bangunan telah roboh sehingga tidak lagi dapat digunakan. Rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total tujuh anggota keluarga.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati hunian yang aman, sehat, dan layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....