Bantuan Sosial, WFI Bedah Rumah Warga
- 29 Jul 2026 21:36 WIB
- Bandung
Poin Utama
- Komunitas Wanita Filantropi Indonesia (WFI) melaksanakan program bedah rumah untuk warga Kampung Paledang, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.
- WFI merupakan wadah inklusif bagi perempuan dari berbagai latar belakang suku, agama, dan profesi yang bersatu dalam visi kemanusiaan.
- Sebelum kegiatan di Garut, WFI telah menyalurkan bantuan sosial dan bedah rumah di berbagai wilayah termasuk Aceh, Sumba, Lampung, dan Palestina.
RRI.CO.ID, Garut – Warga di Kampung Paledang, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut,mendapat bantuan sosial berupa bedah rumah yang diinisiasi Komunitas Wanita Filantropi Indonesia (WFI). Ketua WFI, Jesmawati Tanjung, menyampaikan bahwa WFI merupakan wadah inklusif bagi perempuan dari berbagai latar belakang suku, agama, dan profesi yang disatukan oleh visi kemanusiaan.
Ia mengatakan, sebelum berkegiatan di Kabupaten Garut, WFI telah menyalurkan bantuan bakti sosial dan bedah rumah di berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri, seperti Aceh, Sumba, Lampung, hingga Palestina. "Di mana idenya itu awalnya muncul dari Ibu pembina kami yaitu Ibu Nurhayati, yang mengajak kami untuk berkolaborasi dengan Pemda dengan Pak Bupati untuk melakukan bedah rumah di Garut ini," Rabu 29 Juli 2026.
Sementara itu, Bupati Garut Sakur Amin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas WFI yang telah menunjukkan kepedulian nyata bagi warga Garut. Ia menilai kunjungan WFI tidak hanya membawa misi kemanusiaan, tetapi juga berdampak positif bagi pariwisata dan geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
"Alhamdulillah pada hari ini kita kedatangan wanita-wanita hebat, yang mencintai sesama manusia yang tergabung dalam kelompok Wanita Filantropi Indonesia," ucapnya.
Syakur menambahkan bahwa kolaborasi ini berjalan sangat fleksibel. Selain dana dari WFI, Pemkab Garut turut menyalurkan bantuan material bangunan melalui dinas terkait.
Melihat kondisi rumah penerima manfaat yang sangat memprihatinkan, Bupati Garut telah menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Garut untuk menginventarisasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah tersebut serta mencari berbagai alternatif sumber pendanaan lain.
"Kondisi rumah, itu rumah yang sangat memprihatinkan. Saya minta Dinas Perkim untuk inventarisasi, kita juga mencari sumber-sumber lain, tentunya selain dari Wanita Filantropi Indonesia juga ada sumber lain kita bisa dorong untuk membantu," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....