DPR RI, DPD RI, Bapanas dan Pemkot Tasikmalaya Hadirkan Pangan Murah

  • 29 Jul 2026 15:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - DPR RI, DPD RI, Bapanas dan Pemkot Tasikmalaya menggelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, Rabu 29 Juli 2026. Kolaborasi ini, bertujuan menghadirkan pangan terjangkau bagi masyarakat, serta ikhtiar menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lola Nelria Oktavia, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat. Terutama, dalam memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

Ia mengapresiasi kolaborasi Badan Pangan Nasional, DPD RI, Pemerintah Kota Tasikmalaya dan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

“Kita semua tentunya berharap harga bahan pokok stabil, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan baik. Kegiatan seperti ini tentunya harus dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia mengaku, gagasan kegiatan ini terwujud berkat komunikasi dengan anggota DPD RI Alfiansyah Komeng dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra.”kami ini kalau berkumpul yang dipikirkan bagaimana membuat gerakan yang bermanfaat untuk masyarakat. Mudah - mudahan ke depan semakin banyak kegiatan- kegiatan kolaborasi seperti ini untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Alfiansyah Komeng menyebut, pihaknya lebih banyak berperan menghubungkan pihak - pihak terkait. Sehingga, program itu terwujud.

“Program ini, merupakan hasil kerja bersama, bukan kerja individu,” ucapnya.

Komeng berharap, Gerakan Pangan Murah tidak berhenti di Tasikmalaya, tetapi dapat terus diperluas. Sehingga, semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Sedangkan, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono, mengatakan, Kota Tasikmalaya layak diapresiasi karena mampu menjaga inflasi di bawah rata-rata nasional maupun Jawa Barat. Inflasi nasional pada Juni 2026 mencapai sekitar 3,14 persen, Jawa Barat 3,08 persen, sedangkan Kota Tasikmalaya berada di angka 2,72 persen.

"Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat dan menjaga kestabilan harga," katanya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan hasil komunikasi lintas lembaga yang kemudian diwujudkan menjadi program nyata bagi masyarakat. Tidak hanya pangan murah, dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai layanan sosial bagi warga.

"Ada pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan air bersih bagi yang membutuhkan, pembagian bibit pohon hingga keterlibatan kelompok tani dan UMKM," kata Diky.

Ia berharap sinergi yang terjalin ini, dapat terus dikuatkan, sehingga ke depan akan hadir program- program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”ini akan kita jaga, sehingga sinergitas ini mampu terus menghasilkan program bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Sedangkan dalam kegiatan tersebut, warga antusias membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Dalam Gerakan Pangan Murah ini, Komoditas seperti seperti beras dijual dengan harga paling mahal Rp. 15.500 per kilo, sedangkan untuk komoditas lain diantaranya, daging ayam dijual dengan harga Rp.31.000 per kilo, telur ayam Rp.25.500 per kilo, cabai rawit merah Rp 40.000 per kilo, bawang putih Rp.31.000 per kilo, serta terigu Rp. 9.000 per kilo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....