DPR RI Menilai Sekolah Lapang Gempabumi Memperluas Edukasi Kebencanaan

  • 29 Jul 2026 14:23 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Disela Kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Kabupaten Garut Tahun 2026, Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar, menyampaikan, Sekolah Lapang Gempabumi merupakan langkah konkret dalam memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Pihaknya juga terus mendukung penyediaan peralatan pemantauan gempa bumi dan instalasi EEWS di wilayah-wilayah prioritas.

"Bencana itu tidak ada yang tahu kapan datangnya. Namun, dengan alat yang diupayakan oleh BMKG ini, potensi dampak risiko bencana bisa ditanggulangi sedikit presentasenya. Melalui kegiatan ini, ketika ada pemberitahuan dari sistem, masyarakat sudah tahu bagaimana dia harus menyikapinya," katanya, di Garut, Rabu, 29 Juli 2026.

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Sakur Amin menyampaikan apresiasi kepada BMKG dan Komisi V DPR RI yang terus mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Menurutnya, masyarakat perlu memahami potensi gempa bumi tanpa harus diliputi rasa panik karena pemerintah terus memperkuat sistem mitigasi dan peringatan dini.

"Di masyarakat dipahamkan bahwa kita adalah salah satu daerah yang berpotensi menghadapi bencana gempa bumi. Ini dipahamkan, tetapi tidak usah panik berlebihan karena pemerintah sudah menyiapkan Earthquake Early Warning System (EEWS) atau Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi," ujarnya.

Ia menyampaikan, setiap bencana memiliki indikasi dan proses. Oleh karena itu, melalui Sekolah Lapang Gempabumi masyarakat dibekali keterampilan menghadapi situasi darurat, mulai dari teknik berlindung saat gempa, proses evakuasi, hingga menuju assembly point atau titik kumpul yang telah ditentukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....