Tahap Pengusulan: RSUD Cibabat Berganti Nama Jadi RSUD Wijaya Mulya
- 28 Jul 2026 12:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menggelar konferensi pers untuk menjelaskan rencana perubahan nama RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya. Langkah tersebut dilakukan guna meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait proses rebranding rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Konferensi pers berlangsung di Hall Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Senin 27 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Direktur RSUD Cibabat, serta jajaran pemerintah daerah.
Pemkot Cimahi menegaskan bahwa perubahan nama RSUD Cibabat masih berada dalam tahapan pengusulan. Proses tersebut belum ditetapkan secara resmi karena masih harus melalui mekanisme administrasi dan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, masyarakat diminta tidak salah memahami proses rebranding karena seluruh tahapan masih berjalan. Menurutnya, pemerintah daerah hanya mengusulkan perubahan nama dan keputusan akhir tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
"Perubahan nama ini masih melalui proses panjang dan belum menjadi keputusan final karena harus mendapatkan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku." ujar Ngatiyana.
Ngatiyana menjelaskan, usulan perubahan nama nantinya akan dibahas bersama DPRD Kota Cimahi. Jika disetujui, proses akan berlanjut melalui sidang paripurna, penerbitan Peraturan Daerah, SK Wali Kota, hingga verifikasi di Kementerian Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Cimahi juga meluruskan informasi mengenai anggaran rebranding yang sempat menjadi perbincangan publik. Nilai anggaran yang digunakan hanya sebesar Rp97 juta untuk kebutuhan konsultasi selama sekitar satu setengah tahun, bukan Rp1,5 miliar seperti isu yang beredar.
Pemerintah berharap masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh mengenai proses rebranding tersebut. Langkah ini dinilai penting agar tidak muncul kesalahpahaman yang dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....