Perluas Pilihan Pendidikan, Sekolah Nasional Terintegrasi Hadir

  • 27 Jul 2026 20:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Kabupaten Cianjur menjadi salah satu dari 17 kabupaten/kota di Indonesia yang dipercaya melaksanakan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada Tahun Pelajaran 2026/2027.

Program yang digagas pemerintah pusat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, H. Ipan Sopandi mengatakan, pelaksanaan SNT merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026, tentang percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui Sekolah Nasional Terintegrasi.

"Atas arahan tersebut, Bupati Cianjur pada Mei 2026 mengusulkan Kabupaten Cianjur sebagai lokasi penyelenggaraan SNT. Alhamdulillah, Cianjur menjadi salah satu dari 17 kabupaten/kota yang ditetapkan melaksanakan program ini pada tahun pelajaran 2026/2027," ujar Ipan, Senin 27 Juli 2026.

Ia menambahkan pelaksanaan SNT di Cianjur menggunakan pola konsolidasi, yakni memanfaatkan sekaligus melengkapi sarana dan prasarana yang telah tersedia. Kegiatan belajar mengajar akan dipusatkan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian atau yang dikenal dengan Balai Vedca, Kecamatan Karangtengah.

"Hasil peninjauan pada Sabtu 25 Juli menunjukkan ruang kelas sudah siap digunakan. Untuk jenjang SMP tersedia dua rombongan belajar dengan total 40 siswa, sedangkan jenjang SMA juga dua rombongan belajar dengan kapasitas 40 siswa," kata Ipan.

Selain itu lokasi tersebut telah memiliki fasilitas yang memadai, mulai dari lapangan futsal, lapangan tenis, badminton, tenis meja hingga kolam renang. Sejumlah fasilitas hanya memerlukan penyempurnaan sebelum kegiatan belajar dimulai.

"SNT ini dikelola langsung oleh pemerintah pusat melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan. Disdikpora Kabupaten Cianjur berperan sebagai pendukung dalam pelaksanaannya,"ujarnya

Sedangkan konsep SNT mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA. Shingga proses pembinaan peserta didik berlangsung secara berkesinambungan. Sasaran utama program ini adalah siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan kuota afirmasi sebesar 10 persen bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, agar memperoleh kesempatan yang sama mengikuti pendidikan di SNT.

"Kami berharap lulusan SNT mampu bersaing dengan sekolah-sekolah nasional maupun sekolah bertaraf global karena kurikulum yang diterapkan memadukan kurikulum nasional, lokal, dan internasional," pungkasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....