Pelatihan Budidaya Jamur dan Penanaman Pohon Dorong Ekonomi Hijau di Cililin

  • 27 Jul 2026 18:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cililin – Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung dengan aksi nyata yang memadukan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan budidaya jamur serta penanaman pohon yang digelar pada Senin 27 Juli 2026, pemerintah bersama TNI, pemerintah desa, dan masyarakat memperkuat komitmen membangun lingkungan yang hijau sekaligus produktif.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cililin, mulai dari Camat Cililin, Danramil Cililin beserta jajaran, perwakilan instansi terkait, pemerintah desa, hingga berbagai elemen masyarakat.

Panitia juga mengundang perwakilan dari lima desa di Kecamatan Cililin. Dari jumlah tersebut, tiga desa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, yakni Desa Karangtanjung, Desa Cililin, dan Desa Batulayang yang diwakili pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Cililin.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan budidaya jamur yang menghadirkan narasumber berpengalaman. Peserta mendapatkan materi mulai dari pemilihan media tanam, proses sterilisasi, pembibitan, perawatan hingga teknik panen yang tepat.

Budidaya jamur dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena dapat dijalankan dengan modal relatif terjangkau. Selain itu, media tanam yang memanfaatkan limbah organik turut mendukung konsep ekonomi hijau dan pertanian ramah lingkungan.

Aksi penghijauan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, menjaga cadangan air tanah, serta mengurangi risiko banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Cililin.

Dalam sambutannya, Camat Cililin menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif, mulai dari menanam hingga merawat pohon agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ia juga berharap pelatihan budidaya jamur mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat serta melahirkan pelaku usaha berbasis lingkungan di Kecamatan Cililin.

"Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi seremonial tahunan. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil pelatihan dapat diterapkan dan pohon yang ditanam hari ini terus dirawat bersama," ujarnya.

Sementara itu, Danramil Cililin mengajak masyarakat membiasakan langkah-langkah sederhana dalam menjaga lingkungan, seperti menanam pohon, mengurangi sampah, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan lahan kosong untuk kegiatan produktif.

“Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat, aman, dan berkelanjutan,” kata Danramil.

Perwakilan bidang lingkungan hidup yang hadir juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, pemerintah desa, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, hingga warga dalam menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan.

Peserta pelatihan mengaku memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing. Mereka berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar semakin banyak masyarakat memiliki keterampilan budidaya jamur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, gerakan menanam pohon dan pemberdayaan masyarakat melalui budidaya jamur diharapkan terus berkembang menjadi budaya positif dalam mewujudkan Kecamatan Cililin yang hijau, sehat, produktif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....