BPBD Cianjur Genjot Distribusi Air Bersih
- 27 Jul 2026 14:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur terus mendistribusikan bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan dampak kemarau, dan kekurangan air bersih di sejumlah wilayah.
Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan Perumdam Tirta Mukti Cianjur dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur.
Kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama mengatakan, distribusi air bersih dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mulai terdampak musim kemarau.
"BPBD terus memantau perkembangan di lapangan dan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan, distribusi akan terus dilakukan selama kebutuhan masyarakat masih tinggi," ujarnya Senin 27 Juli 2026.
Ia menambahkan, pada Rabu 15 Juli 2026, BPBD bersama Perumdam Tirta Mukti menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih menggunakan satu unit mobil tangki ke Kampung Gayam RW 12, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur. Bantuan tersebut menjangkau sekitar 60 kepala keluarga (KK).
Selanjutnya, lanjut dia, pada Jumat 17 Juli 2026, BPBD bersama PMI Kabupaten Cianjur mendistribusikan sekitar 5.000 liter air bersih ke Kampung Warung Tilu, RT 05/RW 01 dan Kampung Cicadas, RT 06/RW 03, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong. Bantuan tersebut diterima sekitar 105 KK di Kampung Warung Tilu dan 86 KK di Kampung Cicadas.
"Di hari yang sama, distribusi air bersih juga kami lakukan ke Kampung Tipar, RT 11/RW 01 dan Kampung Pasir Ceri RT/02 RW 11, Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 122 KK,"ucapnya
Lebih jelasnya Samudra mengatakan seluruh kegiatan distribusi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Namun proses pengisian mobil tangki masih menjadi kendala, sebab sumber air yang tersedia berada cukup jauh sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
"Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap daerah yang mengalami krisis air bersih. Jika kebutuhan masyarakat masih tinggi, distribusi lanjutan akan segera dilakukan," pungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....