RW 07 Sabet Juara Remako Pasirlanggu Cup 2026, Tanda Kebangkitan Warga

  • 26 Jul 2026 20:32 WIB
  •  Bandung

RRI,CO,ID, Bandung Barat – Turnamen Sepak Bola Remako Pasirlanggu Cup 2026 resmi ditutup melalui laga final yang berlangsung sengit di Lapangan Sepak Bola Pasirlanggu, Desa Pasirlanggu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 26 Juli 2026.

Laga pamungkas mempertemukan tim RW 07 menghadapi RW 12. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan menampilkan permainan terbuka dengan saling melancarkan serangan. Ketatnya pertandingan membuat pemenang harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak tos-tosan tersebut, RW 07 tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli RW 12 dengan skor 3-2. Hasil itu sekaligus mengantarkan RW 07 keluar sebagai juara Remako Pasirlanggu Cup 2026. Adapun RW 12 menempati posisi runner-up, diikuti RW 11 sebagai juara ketiga dan RW 01 di peringkat keempat.

Kepala Desa Pasirlanggu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan turnamen yang diikuti pemain berusia 40 tahun ke atas itu memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan semangat masyarakat setelah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sekitar enam bulan lalu.

"Turnamen ini kami selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus hiburan bagi masyarakat setelah Desa Pasirlanggu menghadapi musibah banjir dan longsor. Alhamdulillah, hari ini masyarakat bisa kembali berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan," katanya.

Ia menjelaskan, dari total 13 RW di Desa Pasirlanggu, sebanyak 11 RW berpartisipasi dalam turnamen. Sementara RW 06 dan RW 09 tidak ikut serta karena tidak memiliki pemain yang memenuhi ketentuan.

Mengusung tema "Kebangkitan Bersama", turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan hijau, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta menghidupkan kembali semangat berolahraga di lingkungan masyarakat.

Nur Awaludin berharap kompetisi sepak bola antar-RW dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun, termasuk setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Harapan kami, sepak bola kembali menjadi wadah persatuan warga. Lapangan ini dulu menjadi tempat berkumpul dan mempererat persaudaraan. Semoga sebelum masa jabatan saya berakhir pada 2027, suasana kebersamaan itu bisa hidup kembali," ujarnya.

Ribuan warga yang memadati area lapangan sejak awal hingga akhir pertandingan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa olahraga masih memiliki peran penting sebagai perekat kebersamaan sekaligus sumber optimisme bagi masyarakat untuk bangkit dan melangkah maju setelah melewati masa-masa sulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....