Ribuan Anak dan Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya Terima Bantuan Yayasan Hidir
- 25 Jul 2026 17:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Sebanyak 4.000 anak petani dan santri, serta 3.000 warga kurang mampu di Tasikmalaya, menerima bantuan dari Yayasan Hidir (Hidir Foundation). Bantuan diberikan di sekitar kawasan Pondok Pesantren Suryalaya, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 25 Juli 2026.
Tidak hanya bantuan sosial berupa sedekah, aksi sosial ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan, dan pembagian makanan gratis. Kegiatan tersebut menyasar masyarakat perkampungan, khususnya anak-anak petani dan anak-anak pesantren.
Dengan kegiatan ini, Yayasan Hidir berupaya menghadirkan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Terlebih di tengah kehidupan masyarakat perkampungan, dimana akses terhadap kebutuhan dasar menjadi tantangan bagi sebagian keluarga.
Anak-anak dari keluarga petani dan masyarakat kurang mampu menjadi kelompok yang sering kali membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak.
Pembina Yayasan Hidir yang merupakan Guru Besar Ekonomi Pertanian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha mengatakan, kepedulian sosial khusus anak petani dan santri, tentunya harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan bukan wacana.“Anak-anak petani, anak-anak pesantren, dan masyarakat perkampungan adalah bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian kita bersama,” ujar Achmad Tjachja Nugraha yang juga merupakan Ketua Umum Perhimpunan Insinyur Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI).
Perhatian terhadap masyarakat di tingkat akar rumput lanjut Achmad, merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan.“Ketika kita membantu seorang anak, sesungguhnya kita sedang membantu menyiapkan masa depan. Karena itu, kepedulian sosial harus terus dirawat dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan sosial tersebut, Sunan Girilaya mengatakan, kegiatan ini, dirancang untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Pihaknya, menginginkan bantuan yang diberikan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“ Karena itu, sasaran kami adalah masyarakat perkampungan, anak-anak petani, anak-anak pesantren, dan warga kurang mampu,” ujarnya.
“Bagi kami, yang paling penting bukan kemeriahannya, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan meringankan beban mereka,” katanya menambahkan.
Sementara itu, aksi sosial yang digelar tersebut bertepatan dengan rangkaian Milad ke-3 Hidir Foundation. Kegiatan lebih ditekankan pada penyaluran manfaat langsung kepada masyarakat.
Sejumlah unsur dan perwakilan institusi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasrem Tarumanagara, Danpom Kodaeral III, Polres Garut, perwakilan PLN Tasikmalaya dan perwakilan pimpinan masyarakat desa desa. Kegiatan di Suryalaya tersebut menjadi gambaran, kepedulian sosial tidak selalu harus dimulai dari program besar.
Perhatian terhadap anak-anak petani, santri, dan masyarakat di lingkungan perkampungan dapat menjadi langkah nyata untuk membangun solidaritas dan memperkuat harapan masyarakat. Bukan tentang seberapa besar acara digelar, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....