Angie Natesha: Kader Perempuan Harus Jadi Penggerak Perubahan dari Akar Rumput

  • 25 Jul 2026 15:01 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Angie Natesha Goenadi Go, Ketua Wanoja PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, menegaskan bahwa kader perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat.
  • Perempuan tidak hanya berperan dalam membangun keluarga, tetapi juga menjadi agen pembangunan yang mampu menghasilkan generasi berkualitas melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
  • Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti Training of Trainer Perempuan Penggerak Akar Rumput yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat pada 23–24 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Bandung – Ketua Wanoja PDI Perjuangan Kabupaten Bandung yang juga anggota DPRD Kabupaten Bandung Angie Natesha Goenadi Go, menegaskan kader perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan yang hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam membangun keluarga, tetapi juga menjadi agen pembangunan yang mampu melahirkan generasi berkualitas melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Angie usai mengikuti Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat di Hotel Horison Bandung pada 23–24 Juli 2026.

"Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan bagi kader perempuan agar semakin percaya diri dalam mengorganisasi masyarakat, mengedukasi perempuan dan keluarga, serta menjadi pelopor perubahan dari tingkat akar rumput," ujar Angie, Sabtu 25 Juli 2026.

Mengusung tema "Perempuan Bergerak dari Akar Rumput Memimpin Perubahan, Mewujudkan Generasi Berkualitas", pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan untuk memperkuat kapasitas kader perempuan agar mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan politik di tengah masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak Bintang Puspayoga, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, jajaran pengurus partai, Ketua Wanoja Perjuangan se-Jawa Barat, Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota, serta kader perempuan potensial dari berbagai daerah.

Selama dua hari pelatihan, para peserta dibekali berbagai materi, mulai dari penguatan kepemimpinan perempuan, perspektif gender, komunikasi efektif, public speaking, advokasi perlindungan perempuan dan anak, hingga strategi pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Bagi Angie, materi-materi tersebut menjadi bekal penting agar kader perempuan PDI Perjuangan semakin mampu hadir sebagai penggerak di tengah masyarakat, sekaligus menjawab berbagai persoalan yang dihadapi perempuan, anak, dan keluarga.

Ia berharap para peserta tidak berhenti sebagai penerima materi, tetapi mampu menjadi pelatih bagi kader lainnya di daerah masing-masing sehingga semangat pemberdayaan perempuan dapat menjangkau hingga tingkat desa.

"Harapan kami, lahir perempuan-perempuan tangguh, berdaya, dan mampu mengorganisasi masyarakat. Para peserta nantinya menjadi pelatih bagi kader lainnya di daerah masing-masing sehingga semangat pemberdayaan perempuan terus meluas. Kami juga berkomitmen memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah, meningkatkan kapasitas kader, serta mendorong lahirnya kepemimpinan perempuan yang berakar kuat di tengah masyarakat," tegas politisi cantik itu

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....