Camat dan Kades Aktif Pantau Dampak Kemarau, Pastikan Tak Ada Warga Kelaparan
- 24 Jul 2026 19:32 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, lurah, hingga pengurus RT dan RW untuk aktif memantau kondisi masyarakat di lapangan selama musim kemarau. Ia menegaskan, jangan sampai ada warga yang mengalami kesulitan pangan maupun kekurangan air bersih akibat dampak kemarau.
Arahan tersebut disampaikan Dony saat membuka kegiatan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa Tahun 2026 yang digelar Kodim 0610/Sumedang di Desa Bangbayang, Kamis 23 Juli 2026.
"Jangan sampai ada satu warga Sumedang yang karena kemarau tidak bisa makan. Cek ke lapangan, jangan menunggu viral dulu. Pemkab Sumedang memiliki banyak cadangan pangan yang ada di Dinas Pertanian, Dinas Sosial, BPBD, dan BAZNAS. Camat, lurah, kepala desa, ketua RT dan RW harus proaktif mengecek ke lapangan untuk mendeteksi kondisi masyarakat," kata Dony.
Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting agar pemerintah dapat segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak sebelum kondisi semakin memburuk.
Selain ketahanan pangan, Dony juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama musim kemarau. Ia meminta setiap laporan mengenai kekurangan air segera ditindaklanjuti.
"Masyarakat kekurangan air bersih, secepatnya laporkan kalau ada. Ada BPBD, PMI, dan PDAM yang nanti akan mengirimkan bantuan air bersih. Kalau tidak dapat air bersih segera laporkan," ujarnya.
Tak hanya itu, Dony meminta para camat dan kepala desa memperhatikan kondisi lahan pertanian, terutama sawah yang berpotensi mengalami kekeringan akibat terganggunya saluran irigasi.
Ia menginstruksikan agar perbaikan saluran irigasi dilakukan secepat mungkin, termasuk pengerukan sedimentasi pada saluran air selama musim kemarau berlangsung.
"Masyarakat yang mempunyai sawah tidak terairi. Irigasinya harus secepatnya dibetulkan. Kalau saluran airnya mengalami pendangkalan, mumpung musim kemarau segera dikeruk supaya saat musim hujan nanti aliran air kembali lancar," tuturnya.
Melalui langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap dampak musim kemarau terhadap kebutuhan pangan, ketersediaan air bersih, dan sektor pertanian dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....