Wali Kota Bandung Ajak Kecamatan dan Kelurahan Berinovasi Kelola Sampah

  • 24 Jul 2026 17:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Bandung untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah. Ajakan tersebut disampaikan usai mengikuti Apel Siaga Jabar Berseka, Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah, serta penyerahan penghargaan Apresiasi Kontribusi dalam Pengelolaan Sampah Jawa Barat di Sport Jabar Arcamanik, Jumat 24 Juli 2026.

‎Farhan mengatakan, penghargaan yang diraih sejumlah kecamatan, kelurahan, dan perangkat daerah Kota Bandung harus menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan sampah.

‎"Kecamatan yang lain jangan mau kalah. Kalau yang lain sudah mendapat penghargaan, maka kita semua harus menggalang semangat supaya prestasi itu bisa diraih bersama," ujar Farhan, jumat 24 Juli 2026.

‎Pemerintah Kota Bandung menerima apresiasi atas kepemimpinan dan komitmennya dalam pengelolaan sampah. Selain Pemkot Bandung, penghargaan juga diberikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, sejumlah camat, dan lurah yang dinilai berhasil mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah di wilayahnya.



‎Farhan menilai capaian tersebut membuktikan bahwa keberhasilan penanganan sampah harus dimulai dari tingkat kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

‎Menurutnya, camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan perilaku warga, mulai dari membiasakan pemilahan sampah dari rumah, memperkuat bank sampah, hingga mendorong pemanfaatan teknologi pengolahan sampah di lingkungan masing-masing.

‎"Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kota. Justru kekuatannya ada di kewilayahan, bagaimana lurah, camat, RW, dan masyarakat bersama-sama membangun budaya baru dalam mengelola sampah," katanya.

‎Meski demikian, Farhan mengakui masih ada sejumlah wilayah yang menghadapi tantangan besar karena tingginya kepadatan penduduk dan volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

‎Ia menyebut Kecamatan Babakan Ciparay dan Kecamatan Gedebage sebagai dua wilayah yang masih memerlukan perhatian lebih dalam upaya penanganan sampah.

‎"Yang paling berat Babakan Ciparay masih berat. Gedebage juga tidak ringan sama sekali. Tetapi sebenarnya hampir semua wilayah memiliki tantangan yang sama karena kepadatan penduduknya tinggi," tandasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....