Kelamgkaan Elpiji 3 KG, Reynaldi Kirim Surat ke Pemerintah Pusat Minta Tambah Kuota

  • 23 Jul 2026 22:20 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang – Kelangkaan gas elpiji di Subang masih jadi keluhan warga. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan, Pemkab terus berkoordinasi untuk mencari solusi, Kamis 23 Juli 2026.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan menjadi penyambung aspirasi, terkait permasalahan kelangkaan gas elpiji di Kabupaten Subang,” ujar Kang Rey.

Hal itu disampaikan, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang di Gedung DPRD. Ia hadir didampingi Sekretaris Daerah, dan Kepala BKAD Kabupaten Subang.

“Kami sudah berupaya, sudah bersurat memohon untuk penambahan kuota, dan penebalan stok elpiji di daerah,” jelasnya.

Kang Rey mengakui, kewenangan penentuan kuota elpiji berada di Pemerintah Pusat. Karena itu, Pemkab memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan langsung.

“Kabupaten terkendala kebijakan karena hal itu. Istilahnya heurin lengkah, karena kebijakan ada di Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Ia tidak ingin memberi janji, tanpa kepastian kepada masyarakat. Namun komitmen Pemkab, untuk terus mendorong penyesuaian kuota tetap dikedepankan.

“Saya tidak mau asal jawab bisa, padahal urusan kelangkaan elpiji bergantung kementerian terkait,” tegas Kang Rey.

Surat permohonan sudah dikirim ke kementerian terkait. Isinya meminta penambahan kuota, dan penebalan stok, agar distribusi di Subang lebih lancar.

“Memang terjadi kelangkaan, dan kita sudah bersurat. Tapi kita tetap punya batasan,” katanya.

Pemkab juga terus memantau titik-titik rawan kelangkaan di kecamatan. Data lapangan akan dijadikan bahan penguat, dalam koordinasi dengan pusat.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian dan pihak terkait, agar kuota gas elpiji di Kabupaten Subang dapat disesuaikan,” ujarnya.

Kang Rey berharap, masyarakat bersabar sambil menunggu keputusan dari pusat. Ia meminta warga tidak panik, dan tidak melakukan penimbunan.

“Mari kita jaga bersama, agar distribusi elpiji tepat sasaran. Pemkab akan terus mengawal sampai ada kepastian,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....