Hari Anak Nasional, Pengingat Pemenuhan Hak dan Pelindungan Anak

  • 23 Jul 2026 09:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diperingati setiap 23 Juli mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" sebagai pengingat pentingnya pemenuhan hak, perlindungan, serta kesempatan yang setara bagi seluruh anak Indonesia.Momentum ini juga menjadi ajakan bagi semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang setiap anak tanpa diskriminasi.

Peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi refleksi bersama mengenai pemenuhan hak anak di berbagai bidang kehidupan.Pendidikan yang ramah anak menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan masa depan generasi bangsa.

Anak-anak berhak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.Hal tersebut mencakup anak tipikal maupun anak penyandang disabilitas yang memerlukan dukungan khusus.

Roro Risty, orang tua dari Khumaira Azzahra Saputri yang merupakan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), menilai masih diperlukan peningkatan fasilitas penunjang di berbagai lembaga pendidikan.Menurutnya, akses pendidikan yang inklusif harus menjadi perhatian bersama.

Ia mengatakan fasilitas penunjang bagi anak disabilitas tidak boleh hanya tersedia di beberapa sekolah tertentu.Seluruh satuan pendidikan diharapkan mampu memberikan layanan yang setara bagi setiap anak.



Menurutnya, keberadaan guru pendamping, ruang belajar yang ramah disabilitas, serta metode pembelajaran yang sesuai sangat membantu perkembangan anak berkebutuhan khusus.Dengan dukungan tersebut, anak dapat belajar secara optimal sesuai potensinya.

"Peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan. Anak disabilitas, termasuk anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), membutuhkan fasilitas penunjang yang memadai di sekolah maupun tempat pendidikan, sehingga mereka dapat belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang setara dengan anak-anak lainnya." Ujar Roro Risty kepada RRI, Kamis 22 Juli 2026.

Ia juga berharap pemerintah dan pihak sekolah terus memperkuat penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang inklusif.Kolaborasi semua pihak dinilai penting agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan.

Selain di sekolah, fasilitas pendukung juga diharapkan tersedia di berbagai tempat pendidikan nonformal.Hal itu mencakup pusat pelatihan, tempat kursus, hingga ruang belajar masyarakat yang dapat diakses oleh semua anak.

Dirinya juga menerangkan bahwa anak disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkembang, belajar, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.Karena itu, penyediaan fasilitas yang memadai merupakan bentuk nyata penghormatan terhadap hak anak.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang inklusif.Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Semangat "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" diharapkan terus diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan nyata yang berpihak kepada seluruh anak Indonesia.Dengan demikian, anak tipikal maupun anak disabilitas dapat tumbuh, belajar, dan berkarya secara setara dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh penghargaan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....