ISBI Bandung Berangkatkan 214 Mahasiswa KKN Reguler dan Delegasi ke Pangandaran

  • 22 Jul 2026 17:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung resmi memberangkatkan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler serta delegasi KKN Internasional BKS PTN Barat III Tahun 2026 ke Kabupaten Pangandaran. Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor ISBI Bandung, Dr. Retno Dwimarwati, S.Sen., M.Hum., di Lapangan Kampus ISBI Bandung, Selasa 21 Juli 2026.

Program pengabdian kepada masyarakat tersebut akan dilaksanakan di 24 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pangandaran, yaitu Kecamatan Cijulang, Parigi, Cigugur, Pangandaran, dan Sidamulih.

Sebanyak 214 mahasiswa mengikuti KKN Reguler yang terdiri atas 39 mahasiswa Program Studi Seni Tari, 71 mahasiswa Seni Karawitan, 36 mahasiswa Seni Teater, 48 mahasiswa Antropologi Budaya, dan 20 mahasiswa Seni Rupa Murni. Selain itu, 50 mahasiswa ISBI Bandung dipercaya menjadi delegasi dalam KKN Internasional BKS PTN Barat III Tahun 2026.

Para delegasi akan berkolaborasi dengan mahasiswa dari 38 perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Bangladesh. Program KKN dijadwalkan berlangsung hingga 24 Agustus 2026 dengan pendampingan 25 dosen, yang terdiri atas 15 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Reguler dan 10 DPL KKN Internasional.

Dalam sambutannya, Rektor ISBI Bandung, Dr. Retno Dwimarwati, menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, melalui KKN mahasiswa dapat membangun kepekaan sosial, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, sekaligus belajar menghargai keberagaman budaya, baik di Indonesia maupun dalam lingkungan internasional.

Rektor juga mengajak seluruh peserta untuk menjalankan program KKN dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta semangat kolaborasi. "Jadilah agen perubahan yang bekerja bersama masyarakat, dengarkan kebutuhan mereka, hargai kearifan lokal yang telah tumbuh, dan jadikan ilmu yang dimiliki sebagai solusi yang relevan serta berkelanjutan," ujar Rektor.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISBI Bandung, Prof. Dr. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN Reguler tahun ini disinergikan dengan KKN Internasional BKS PTN Barat III Tahun 2026. Program tersebut merupakan hasil kerja sama BKS PTN Wilayah Barat dengan Universitas Siliwangi sebagai host dan ISBI Bandung sebagai co-host.

Menurut Een, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring perguruan tinggi sekaligus memperkenalkan potensi wisata, seni, dan budaya Jawa Barat kepada mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

"Di setiap desa, mahasiswa bertugas menggali, mengangkat, sekaligus mengembangkan potensi budaya lokal sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan melalui pemetaan potensi budaya daerah. Mereka juga diwajibkan membuat karya lagu atau tari yang nantinya dapat menjadi kenang-kenangan sekaligus ciri khas masing-masing desa," kata Een.

Kegiatan KKN Reguler akan berlangsung selama 32 hari, dimulai sejak pemberangkatan pada 22 Juli 2026. Pelepasan dilakukan sehari sebelumnya karena rombongan dijadwalkan berangkat pada dini hari. Puncak kegiatan akan digelar pada 23 Agustus 2026 melalui pementasan kolaborasi dosen, mahasiswa, dan masyarakat yang mengangkat kearifan lokal Kabupaten Pangandaran dengan cerita Dewi Siti Samboja.

Menurut Een, karya tersebut diharapkan menjadi warisan budaya yang dapat terus dipentaskan oleh masyarakat meskipun program KKN telah berakhir.

"Pergelaran akan ditutup dengan pertunjukan wayang golek hasil kolaborasi antara dalang populer Jawa Barat dan dalang muda asal Pangandaran. Seluruh mahasiswa dijadwalkan kembali ke Bandung pada 24 Agustus 2026," ujarnya.

KKN Internasional BKS PTN Barat III Tahun 2026 mengangkat tema "Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Arts and Cultural Empowerment for SDGs". Tema tersebut menekankan pentingnya seni, budaya, dan ekonomi kreatif sebagai pendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Program ini diikuti 236 peserta, termasuk 15 mahasiswa internasional yang berasal dari Thailand, Malaysia, Bangladesh, India, Pakistan, Tanzania, dan Yaman. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara menjadi sarana pertukaran pengalaman, pengetahuan, serta budaya dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat lintas negara.

Peserta akan dilepas secara simbolis di Universitas Siliwangi pada Rabu 22 Juli 2026, oleh Ketua BKS PTN Barat, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU., dan diserahkan kepada Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., serta Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, S.H. Prosesi tersebut juga akan disaksikan Rektor Universitas Siliwangi, Prof. Dr. Eng. Ir. Aripin, IPU., ASEAN Eng., bersama Rektor ISBI Bandung.

Melalui program KKN Internasional BKS PTN Barat III Tahun 2026, ISBI Bandung terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi negeri bidang seni dan budaya dalam mendukung pemajuan kebudayaan, pengembangan potensi daerah, serta memperluas kolaborasi internasional melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....