Asep Mulyadi Dukung Penindakan Tegas Begal di Wilayahnya
- 22 Jul 2026 10:01 WIB
- Bandung
Poin Utama
- Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam menangani aksi begal di Bandung.
- Aksi begal yang marak di Kota Bandung telah merenggut rasa aman warga, termasuk insiden di kawasan Flyover Kopo dan beberapa lokasi lain.
- Menurut Asep Mulyadi, kejahatan jalanan yang terjadi memerlukan penanganan yang cepat dan terukur dari pihak berwenang.
RRI.CO.ID, Bandung - Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, mendukung penuh langkah tegas Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam menindak maraknya aksi begal yang meresahkan warga Kota Bandung.
Pria yang akrab disapa Kang Asmul ini menilai kejahatan jalanan belakangan ini telah merenggut rasa aman warga. Rentetan kasus seperti di kawasan Flyover Kopo dan sejumlah titik lain dinilai perlu penanganan cepat dan terukur.
DPRD Kota Bandung menegaskan tidak boleh ada tempat bagi para pelaku kejahatan jalanan di Kota Kembang. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama aparat penegak hukum.
“Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengusut tuntas seluruh kasus begal yang meresahkan warga. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegas Kang Asmul, Selasa 21 Juli 2026.
Meski begitu, Kang Asmul mengingatkan bahwa penanganan aksi kriminalitas jalanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama pencegahan.
Ia mendorong penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan kepedulian antar warga. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor ke pihak berwajib jika melihat pergerakan atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar pemukiman.
“Bandung harus menjadi kota yang aman untuk semua. Masyarakat berhak beraktivitas tanpa dihantui rasa takut. Karena itu, kami akan terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan keamanan lingkungan,” jelasnya.
Dari sisi pembentukan karakter, Kang Asmul menyoroti pentingnya benteng pertahanan pertama, yakni keluarga. Pengawasan dan perhatian orang tua terhadap anak menjadi faktor krusial agar generasi muda tidak terjerumus ke pergaulan negatif hingga tindak pidana.
“Mulailah dari lingkungan keluarga. Perhatikan dan jaga anggota keluarga kita agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah dan akhirnya terlibat dalam tindak kriminal. Jangan sampai ada penyesalan karena kita lalai,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....