Dankodiklatad Bekali Pasis Seskoad Hadapi Tantangan Perang Modern

  • 21 Jul 2026 18:34 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan adaptif bagi calon pemimpin TNI AD dalam menghadapi perubahan karakter peperangan modern.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum kepada 315 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Prof. Dr. Satrio Seskoad, Bandung, Senin 20 Juli 2026.

Dalam kegiatan itu, Dankodiklatad didampingi Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatad, Direktur Doktrin (Dirdok) Kodiklatad, dan Direktur Latihan (Dirlat) Kodiklatad. Kuliah umum juga dihadiri Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, jajaran pejabat utama Seskoad, widyaiswara, Patun, serta para dosen.

Dalam pemaparannya, Mohamad Hasan menjelaskan bahwa dinamika lingkungan strategis global telah mengubah pola konflik menjadi lebih kompleks. Menurutnya, perang modern tidak lagi semata-mata mengandalkan kekuatan militer konvensional, tetapi juga mencakup perang kognitif yang memanfaatkan informasi, teknologi digital, dan ruang siber untuk memengaruhi pola pikir hingga proses pengambilan keputusan.

Karena itu, ia menilai setiap perwira TNI AD harus memiliki kemampuan critical thinking agar mampu menganalisis situasi secara komprehensif, mengambil keputusan secara cepat dan tepat, serta tetap adaptif terhadap berbagai perubahan yang terjadi di medan operasi.

"Pemimpin masa depan harus mampu membaca perubahan lingkungan strategis, memahami bentuk-bentuk ancaman baru, dan mengambil keputusan yang efektif dalam situasi yang dinamis," tegasnya.

Kuliah umum tersebut menjadi bagian dari upaya pembekalan akademik bagi para Pasis Dikreg LXVIII Seskoad dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan pertahanan yang terus berkembang.

Melalui materi yang disampaikan, para peserta diharapkan memiliki wawasan strategis yang lebih luas mengenai karakter peperangan masa depan, sekaligus meningkatkan kesiapan menjadi pemimpin TNI AD yang profesional, adaptif, dan responsif dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara di tengah perubahan lingkungan keamanan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....