Anggota DPD Gandeng 157 OKP dan Mahasiswa Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Jabar
- 20 Jul 2026 09:49 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti atau yang akrab disapa Teh Aanya, mengajak kalangan pemuda untuk memperkuat sinergi bersama TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Barat. Ajakan tersebut disampaikan di hadapan perwakilan 157 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan mahasiswa se-Jawa Barat dalam kegiatan yang digelar di Kota Bandung, senin 20 Juli 2026.
Menurut Teh Aanya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang kini semakin kompleks, mulai dari isu intoleransi, konflik lahan, hingga meningkatnya aksi kriminalitas jalanan seperti pembegalan.
"Kehadiran para aktivis ini menjadi simbol pentingnya sinergi pemuda bersama Polri dalam menjaga kamtibmas Jawa Barat di tengah berbagai tantangan sosial, mulai dari isu intoleransi, konflik lahan, hingga maraknya aksi kriminalitas jalanan seperti begal," ujar Teh Aanya, senin 20 Juli 2026.
Ia menilai, situasi global dan nasional yang terus berkembang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, peran pemuda tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas daerah.
Sebagai bentuk komitmen, Teh Aanya memperkenalkan Command Center Layanan 24 Jam Teh Aanya, sebuah layanan yang dirancang untuk menampung laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban. Program tersebut disebut selaras dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam memperkuat pelayanan publik dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Teh Aanya mengungkapkan, gagasan membangun layanan tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya yang pernah menjadi korban pembegalan. Pengalaman kehilangan harta benda itu menjadi dorongan baginya untuk menghadirkan wadah yang dapat membantu masyarakat melaporkan berbagai persoalan keamanan secara cepat.
"Pengalaman itu membuat saya menyadari bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemuda," katanya.
Ia menegaskan, menjaga kondusivitas wilayah seluas Jawa Barat tidak mungkin hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Dibutuhkan gerakan kolektif yang melibatkan organisasi kepemudaan, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen bangsa.
Sementara itu, Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, menjelaskan bahwa kondisi keamanan saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang dipengaruhi dinamika global maupun persoalan dalam negeri.
Menurutnya, dampak perebutan energi di kawasan Timur Tengah, kebijakan nasional seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM), hingga dinamika lokal seperti perselisihan tempat ibadah dan polemik kepemimpinan desa menjadi isu yang perlu diantisipasi bersama.
"Polri tidak akan pernah menghambat ruang demokrasi atau unjuk rasa, asalkan disampaikan secara santun, sesuai koridor hukum, dan tidak bersifat anarkis," tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat terus diperkuat agar situasi keamanan dan ketertiban di Jawa Barat tetap kondusif di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Hal senada disampaikan Ketua MAPANCAS sekaligus inisiator kegiatan, Awi Jaya. Menurutnya, sinergi antara pemuda dan aparat keamanan menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Teh Aanya juga mengajak seluruh peserta menyatakan komitmen bersama menjaga keamanan Jawa Barat. Saat ia melontarkan pertanyaan, "Setuju membersamai TNI-Polri dalam menjaga Jawa Barat ", ratusan peserta serempak menjawab, "Setuju!".
Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi dukungan terhadap Command Center Teh Aanya sebagai simbol komitmen bersama bahwa pemuda Jawa Barat siap menjadi mitra strategis aparat keamanan dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan stabilitas daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....