PAUD Garasi Pintar Padalarang Dorong Budaya Pilah Sampah sejak Usia Dini
- 19 Jul 2026 15:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Upaya membangun kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini terus diperkuat PAUD Garasi Pintar Padalarang. Lembaga pendidikan anak usia dini yang berlokasi di RT 01 RW 04, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, resmi meluncurkan Bank Sampah PAUD Garasi Pintar Padalarang pada Sabtu 18 Juli 2026.
Program tersebut menjadi langkah nyata sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Melalui bank sampah, para peserta didik diharapkan terbiasa memilah sampah sejak dari rumah sekaligus memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua Yayasan PAUD Garasi Pintar Padalarang, Mochamad Sudiro Sidik, mengatakan pembentukan bank sampah dilatarbelakangi keprihatinan terhadap persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di lingkungan sekitar. Menurutnya, pendidikan lingkungan perlu diperkenalkan sejak dini agar menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga dewasa.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap persoalan sampah. Selain membantu pengelolaan sampah secara sederhana, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar anak-anak terbiasa memilah sampah sejak usia dini," Sudiro.
Sebelum mendirikan bank sampah secara mandiri, PAUD Garasi Pintar Padalarang telah lebih dahulu menjadi nasabah Bank Sampro Cidadap. Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi sekolah untuk memahami sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur sebelum akhirnya membentuk bank sampah sendiri.
Peresmian program tersebut turut dihadiri sejumlah pihak yang memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan lingkungan. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat, Sekretaris Desa Ciburuy, serta pegiat lingkungan Kabupaten Bandung Barat Toni Permana dari Bank Sampah Sukamaju.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi bukti bahwa penanganan persoalan sampah membutuhkan kerja sama seluruh elemen. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat gerakan peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekolah.
Bank Sampah PAUD Garasi Pintar Padalarang tidak hanya berorientasi pada pengumpulan sampah yang memiliki nilai ekonomi. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk membentuk karakter anak agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan, disiplin dalam memilah sampah, serta memahami bahwa limbah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
"Semoga melalui kolaborasi seluruh pihak, sampah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menjijikkan, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat," harap Sudiro.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....