Karya Disabilitas Jadi Jingle Resmi NPCI Bandung Barat Sambut Peparda 2026

  • 18 Jul 2026 15:22 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat - Menjelang pelaksanaan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung Barat memperkenalkan jingle resmi berjudul "Generasi Baru Bandung Barat Maju". Lagu tersebut menjadi simbol semangat perjuangan atlet disabilitas sekaligus ajakan untuk membangun daerah yang lebih inklusif.

Jingle tersebut diciptakan oleh Febri Saputra, seorang penyandang disabilitas tunanetra yang menyalurkan kreativitasnya melalui karya musik. Dengan balutan melodi yang ringan dan lirik penuh makna, lagu ini diharapkan mampu membangkitkan motivasi para atlet yang akan berlaga di Peparda VII Jawa Barat.

Wakil Sekretaris Umum NPCI Kabupaten Bandung Barat, Acep Kurnia, mengatakan judul lagu lahir dari refleksi terhadap kondisi Bandung Barat yang memiliki banyak potensi, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam dan sektor pariwisata belum sepenuhnya diimbangi dengan pemerataan ekonomi, akses pendidikan, maupun perhatian terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

"'Maju' bukan sekadar menggambarkan sebuah kondisi, melainkan sebuah gerakan. Perubahan tidak akan terjadi jika terus bertahan dengan cara lama. Karena itu, kemajuan harus terus diperjuangkan bersama," ujar Acep, Sabtu 18 Juli 2026.

Ia menjelaskan proses penciptaan lagu tidak berlangsung mudah. Febri harus merangkai pesan-pesan yang sarat makna ke dalam lirik yang sederhana, mudah diingat, tetapi tetap mampu menggugah semangat pendengarnya.

Salah satu bagian yang paling kuat dalam lagu tersebut, kata Acep, terdapat pada penggalan lirik "Pantang pulang sebelum tumbang, pantang menyerah sebelum menang." Kalimat itu dinilai merepresentasikan perjuangan para atlet disabilitas yang selama ini berlatih di tengah keterbatasan fasilitas maupun sarana pendukung.

"Lirik itu menggambarkan tekad para atlet untuk terus berjuang. Kami ingin semangat tersebut dirasakan oleh seluruh atlet agar tetap optimistis menghadapi setiap tantangan," katanya.

Lebih jauh, Acep menilai jingle tersebut juga membawa pesan sosial agar masyarakat tidak lagi memandang penyandang disabilitas sebagai kelompok yang patut dikasihani, melainkan individu yang memiliki kemampuan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. "Kami ingin menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar. Kami mampu berkarya, berprestasi, dan menjadi bagian dari penggerak kemajuan Bandung Barat," tegasnya.

NPCI Kabupaten Bandung Barat berharap lagu tersebut tidak hanya menggema saat pertandingan berlangsung, tetapi juga mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap atlet disabilitas. Mereka diharapkan semakin dihargai sebagai pejuang prestasi yang mengharumkan nama daerah.

Selain itu, Acep berharap pemerintah dan seluruh elemen masyarakat terus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas, sehingga kesempatan untuk berkarya dan berkembang semakin terbuka.

Sementara itu, bagi Febri Saputra, jingle "Generasi Baru Bandung Barat Maju" merupakan wujud keyakinannya bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan, penghargaan, dan perlakuan yang setara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....