Demi Kehidupan di Masa Depan,BPBD Subang Kampanyekan Hemat Air

  • 16 Jul 2026 11:04 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • BPBD Kabupaten Subang meluncurkan kampanye 'Bijak Menggunakan Air di Musim Kemarau' dengan pesan 'Hemat air hari ini, selamatkan kehidupan esok hari'.
  • Kampanye ini merinci delapan tips hemat air termasuk menutup keran setelah digunakan, mandi 5-10 menit, mencuci dengan mesin saat pakaian penuh, dan menampung air hujan.
  • BPBD Subang membuka layanan kontak 0812-2433-4343 untuk pengaduan dan informasi kebencanaan dengan komitmen 'Tangguh - Tanggap - Tepat' dalam menghadapi dampak kekeringan.

RRI.CO.ID, Subang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Subang mengimbau masyarakat, untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye "Bijak Menggunakan Air di Musim Kemarau", dengan pesan "Hemat air hari ini, selamatkan kehidupan esok hari".

"Kami mengajak seluruh warga Subang untuk mulai dari hal kecil, seperti menutup keran setelah digunakan, agar tidak terjadi pemborosan air," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang Enda kepada RRI di Subang, Kamis 16 Juli 2026.

Dalam kampanye itu, BPBD Subang merinci delapan tips hemat air, yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tips tersebut meliputi penggunaan air seperlunya, mandi 5 sampai 10 menit, mencuci dengan mesin saat pakaian sudah penuh, serta menampung air hujan.

"Air cucian sayur dan buah juga dapat digunakan kembali, untuk menyiram tanaman, agar lebih efisien," jelasnya.

BPBD Subang menekankan, musim kemarau merupakan waktu yang penuh tantangan, sehingga efisiensi air menjadi kebutuhan mendesak. Upaya penghematan diarahkan, untuk memenuhi kebutuhan pokok, dan menjamin ketersediaan air bagi generasi mendatang.

"Menyiram tanaman di pagi atau sore har,i serta segera memperbaiki kebocoran merupakan langkah sederhana, namun berdampak besar," tambah Enda.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Subang juga membuka layanan kontak 0812-2433-4343, untuk pengaduan dan informasi kebencanaan. Lembaga tersebut menegaskan komitmennya, dengan semboyan "Tangguh - Tanggap - Tepat" dalam menghadapi dampak kekeringan.

"Air adalah sumber kehidupan. Mari kita jaga dan gunakan dengan bijak untuk kita, dan masa depan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....