Hadapi Kemarau, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Jaga Kelancaran Distribusi Air
- 15 Jul 2026 19:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur- Selama musim kemarau, Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran distribusi air bersih kepada pelanggan. Hingga saat ini, debit air permukaan yang menjadi salah satu sumber air baku masih terpantau stabil dan belum mengalami penurunan signifikan.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Syamsul Hadi mengatakan, kondisi sumber air saat ini masih relatif aman. Namun pihaknya tetap melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemarau panjang yang dapat memengaruhi ketersediaan air baku.
“Pertama strategi menghadapi musim kemarau sampai saat ini Alhamdulillah belum ada penurunan signifikan di debit air permukaan, mudah mudahan kemarau ini tidak terlalu ekstrem seperti kemarau-kemarau tahun lalu,” ujar Syamsul, Rabu 15 Juli 2026.
Ia menambahkan salah satu hal yang menjadi perhatian adalah distribusi air yang bersumber dari sungai atau air permukaan pada musim kemarau yang berkepanjangan, debit air sungai umumnya mengalami penyusutan sehingga dapat berdampak pada proses produksi dan distribusi air bersih.
“Yang kami antisipasi tentunya distribusi air yang berasal dari air permukaan dari sungai-sungai yang biasanya memasuki kemarau yang panjang debit air otomatis akan mengecil,”ucapnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumdam Tirta Mukti telah menyiapkan berbagai rekayasa teknis, termasuk penyesuaian titik pengambilan air baku agar pasokan air tetap dapat diolah dan disalurkan kepada masyarakat.
“Tentunya kita harus melakukan rekayasa-rekayasa pengambilan titik air di inti bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan air baku untuk diolah kemudian didistribusikan ke masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu apabila debit air terus menyusut, pihaknya akan melakukan penguatan distribusi di sejumlah wilayah yang mengandalkan sumber air permukaan. Sementara untuk sumber air yang berasal dari mata air, distribusi umumnya lebih stabil meski memasuki musim kemarau.
“Pemakaiannya akan meningkat karena mungkin kalau biasanya ketika musim hujan jarang menyiram pepohonan karena ada air hujan, nah di musim kemarau ini betul-betul mengandalkan distribusi air,” pungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....