MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumedang Resmi Dimulai,Tampung 501 Siswa

  • 14 Jul 2026 17:34 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang – Sebanyak 501 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sumedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang resmi dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Kampus Sekolah Rakyat, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi awal bagi para peserta didik mengenal lingkungan sekolah sebelum memasuki proses pembelajaran.

SRT 1 Sumedang tidak hanya menerima siswa asal Kabupaten Sumedang. Sebanyak 60 siswa dari Kota Tasikmalaya dan 30 siswa dari Kabupaten Garut juga mengikuti MPLS. Mereka untuk sementara belajar di Sumedang karena pembangunan Sekolah Rakyat di kedua daerah tersebut masih dalam tahap penyelesaian.

Person in Charge (PIC) SRT 1 Sumedang, Herman Koswara, mengatakan Sekolah Rakyat Sumedang menjadi pelopor penyelenggaraan MPLS bagi Sekolah Rakyat di Indonesia. "Ada pelajar dari Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut yang ikut belajar di sini karena sekolah di daerahnya masih dalam proses pembangunan. Sekolah Rakyat Sumedang menjadi pelopor penyelenggaraan MPLS pada 14 Juli ini," ujar Herman.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh warga negara. Menurutnya, tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan kesempatan meraih masa depan hanya karena keterbatasan ekonomi.

"Semua warga Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan. Tidak boleh satu orang pun warga negara ini kehilangan masa depannya. Sekolah Rakyat hadir untuk memotong mata rantai kemiskinan," kata Dony.

Menurut Dony, pelaksanaan MPLS menjadi tahapan penting agar para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal teman-teman baru, serta memahami kehidupan di Sekolah Rakyat. "Hari ini anak-anak mulai menjemput masa depannya melalui kegiatan MPLS. Ini penting agar mereka bisa beradaptasi, menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah dan teman-temannya," katanya.

Melalui pelaksanaan MPLS tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 tidak hanya menjadi pelopor penyelenggaraan pendidikan berasrama, tetapi juga menjadi contoh dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif bagi anak-anak dari berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....