Ribuan Peserta Didik Baru As-Syifa Boarding School Ikuti MPLS TA 2026-2027
- 14 Jul 2026 15:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang — Sebanyak 1.172 murid baru As-Syifa Boarding School, resmi memulai pendidikan pada Tahun Ajaran 2026/2027. Penyambutan dilakukan secara serentak di empat kampus As-Syifa Boarding School pada 11–12 Juli 2026,dengan suasana hangat dan tertib.
Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd. mengatakan, peserta didik jenjang SMPIT/MTs, dijadwalkan datang pada Sabtu, 11 Juli 2026, sementara murid jenjang SMA/MA/SMK tiba pada Ahad, 12 Juli 2026. Para orang tua mendampingi proses registrasi, wawancara, administrasi, hingga pengantaran barang ke kamar asrama.
"Kegiatan penyambutan ini menjadi bagian penting dalam proses adaptasi awal kehidupan berasrama, agar peserta didik baru dan orang tua, merasa nyaman sejak hari pertama," kata Abdurahim Casim.
Suasana haru mewarnai momen perpisahan antara orang tua, dan anak di lingkungan asrama. Pelukan, doa, dan pesan serta harapan, menjadi simbol kepercayaan orang tua dalam menitipkan pendidikan putra-putrinya kepada As-Syifa Boarding School.
"Kami menitipkan anak-anak untuk dididik menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan manfaat bagi umat," ungkap Abdurahim Casim.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, As-Syifa Boarding School mengusung tema, "Tahun Peningkatan dan Penguatan Adab dan Budaya Qur'ani". Melalui pembiasaan adab dan kedekatan dengan Al-Qur'an, sekolah menargetkan lahirnya lulusan, yang tidak hanya berprestasi akademik, tetapi juga berkarakter kuat.
"Komitmen kami sejalan dengan visi As-Syifa Boarding School, sebagai Sekolah Calon Pemimpin yang Berakhlak, Hafizh, dan Berprestasi," jelasnya.
Setelah penyambutan, seluruh murid baru akan mengikuti kegiatan FANTASTIK atau Fase Adaptasi dan Orientasi Santri Baru, pada 13–15 Juli 2026. Program ini dirancang untuk membantu murid beradaptasi dengan kehidupan boarding, mengenal budaya sekolah, dan membangun kemandirian.
"Kami berharap, FANTASTIK menjadi awal lahirnya generasi pemimpin yang mencintai Al-Qur'an, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi agama, bangsa, dan peradaban," pungkas Abdurahim Casim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....