Pemkot Bandung Kaji Penambahan Jam Olahraga Jadi Tiga Kali Sepekan di Sekolah
- 13 Jul 2026 14:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji rencana penambahan frekuensi mata pelajaran olahraga di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) menjadi tiga kali dalam sepekan. Kajian tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kebugaran fisik sekaligus menjaga kesehatan mental peserta didik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kajian itu melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.
"Masih dalam tahap kajian antara Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan untuk melihat kemungkinan pelajaran olahraga dibuat tiga kali dalam seminggu," ujar Farhan, Senin 13 Juli 2026.
Menurut Farhan, penambahan aktivitas fisik di sekolah dinilai penting karena anak-anak membutuhkan waktu bergerak aktif selama 30 hingga 60 menit setiap hari. Rekomendasi tersebut juga sejalan dengan kampanye FIFA Active yang mendorong anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya selama 60 menit setiap hari.
"Anak-anak perlu aktif berkegiatan secara fisik selama 60 menit setiap hari. Karena itu kami mulai mengadopsi konsep-konsep seperti itu," katanya.
Farhan menjelaskan, hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan masih banyak anak yang rentan mengalami gangguan kesehatan mental, mulai dari stres hingga depresi. Selain itu, pola konsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan karbohidrat juga dinilai berpotensi meningkatkan risiko diabetes pada usia dewasa.
Karena itu, Pemkot Bandung menilai pembiasaan olahraga sejak dini menjadi salah satu langkah preventif yang perlu diperkuat melalui lingkungan sekolah.
"Maka dari itu, kebiasaan berolahraga harus dibangun sejak dini, mulai dari jenjang SD hingga SMP," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....