Abah Iwan: Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter Kunci Penting Lawan LGBT

  • 12 Jul 2026 19:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ketua DPW PKS Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Abah Iwan Suryawan, menyatakan dukungannya terhadap Perpres No. 111 Tahun 2025 dan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat upaya pencegahan penyebaran perilaku LGBT melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat.

Menurut Abah Iwan, persoalan LGBT tidak boleh dipandang semata sebagai isu individu, tetapi juga sebagai persoalan sosial yang memerlukan perhatian serius dari negara, keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

"Jawa Barat memiliki jati diri sebagai daerah yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, budaya Sunda, serta norma agama. Karena itu, menjaga generasi muda dari berbagai bentuk penyimpangan perilaku merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya. Minggu 12 Juli 2026.

Abah Iwan menegaskan bahwa langkah membuka saluran pelaporan masyarakat merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk melakukan deteksi dini terhadap persoalan sosial. Namun, seluruh proses harus berjalan sesuai hukum, mengedepankan asas keadilan, serta tidak membuka ruang bagi tindakan main hakim sendiri.

"Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi melalui mekanisme resmi yang telah disediakan pemerintah. Jangan melakukan persekusi, intimidasi, ataupun penyebaran identitas seseorang di media sosial. Negara memiliki mekanisme yang harus dihormati," tegasnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, ASN sebagai pelayan publik harus menjadi teladan dalam menjaga etika, integritas, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Lebih jauh, Abah Iwan menilai bahwa langkah pencegahan tidak boleh berhenti pada penindakan. Pemerintah perlu memperkuat kebijakan yang menyentuh akar persoalan melalui penguatan institusi keluarga, pendidikan agama, pendidikan karakter di sekolah, literasi digital, pendampingan remaja, serta penyediaan ruang-ruang pembinaan yang sehat bagi generasi muda.

"Anak-anak kita sedang menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Pengaruh media digital, perubahan budaya global, hingga krisis keteladanan menjadi tantangan nyata. Karena itu, keluarga harus kembali menjadi sekolah pertama, dan sekolah harus menjadi tempat yang menumbuhkan karakter, bukan sekadar pengetahuan," katanya.

DPW PKS Jawa Barat, lanjut Abah Iwan, siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat program ketahanan keluarga, perlindungan anak, pembinaan generasi muda, serta penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai agama dan budaya bangsa.

"Kami meyakini bahwa Jawa Barat akan menjadi daerah yang istimewa apabila pembangunan fisik berjalan beriringan dengan pembangunan karakter manusianya. Ketahanan keluarga adalah fondasi ketahanan daerah, dan ketahanan daerah adalah fondasi Indonesia yang kuat," pungkas Abah Iwan Suryawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....