Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Asia Afrika Festival 2026

  • 10 Jul 2026 21:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di kawasan Jalan Asia Afrika dan sekitarnya selama pelaksanaan Festival Asia Afrika pada Sabtu 11 Juli 2026 mendatang. Masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan arus kendaraan.

KBO Satlantas Polrestabes Bandung AKP Deden Juandi mengatakan, pengalihan arus dilakukan di sejumlah persimpangan sebagai upaya mengantisipasi kemacetan selama rangkaian kegiatan festival berlangsung. Salah satu titik rekayasa berada di Simpang Tamblong–Asia Afrika.

"Rencana pengalihan arus atau rekayasa lalin kegiatan Festival Asia Afrika, Jalan Asia Afrika, dilakukan pengalihan di Simpang Tamblong-Asia Afrika," kata Deden saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, kendaraan yang datang dari arah utara maupun timur akan dialihkan menuju kawasan selatan melalui Jalan Lengkong Besar, Jalan Dalem Kaum, Jalan Pungkur, serta beberapa ruas jalan lainnya. Selain itu, kendaraan dari kedua arah tersebut juga tidak dapat memasuki Jalan Naripan melalui Simpang Tamblong–Naripan.

Menurut Deden, kebijakan tersebut diberlakukan karena akses di Simpang Braga–Naripan telah ditutup. Penutupan dilakukan menyusul pemasangan tenda kegiatan di kawasan Braga Pendek.

"Di Simpang Tamblong-Naripan, untuk arus lalin dari arah utara dan timur tidak ada yang masuk ke Jalan Naripan. Karena di Simpang Braga-Naripan sudah ditutup dan sudah berdiri tenda-tenda di Jalan Braga Pendek," ujarnya.

Untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang dialihkan ke arah selatan, Satlantas Polrestabes Bandung juga menerapkan sistem contra flow di Jalan Dalem Kaum. Arus lalu lintas di ruas jalan tersebut dibalik dari arah timur menuju barat.

"Jalan Dalem Kaum dibalik arah atau contra flow dari arah timur ke arah barat untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang dibuang ke arah selatan," ucapnya.

Sementara itu, Jalan Braga Panjang dipastikan tetap berfungsi normal karena tidak ada penyelenggaraan Braga Beken pada akhir pekan ini. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kemacetan di kawasan pusat Kota Bandung.

Deden mengimbau masyarakat yang akan melintasi kawasan Jalan Asia Afrika agar memilih jalur alternatif serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

"Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya yang akan melintas di Jalan Asia Afrika, agar mencari jalan alternatif, tetap tertib berlalu lintas, menaati rambu yang ada, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....