Antisipasi Kemarau, BPBD Subang Intensifkan Koordinasi dengan BBWS dan PJT II
- 06 Jul 2026 18:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - BPBD Kabupaten Subang terus melakukan koordinasi intensif, dengan BBWS dan PJT II, untuk mengantisipasi kemarau panjang tahun 2026, akibat fenomena El Nino. Langkah tersebut dilakukan, guna memastikan ketersediaan air tetap mencukupi, untuk kebutuhan lahan pertanian di wilayah Subang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang, Enda menyampaikan hal itu, kepada RRI Subang pada Senin, 6 Juli 2026. Menurutnya, menjaga ketersediaan air merupakan bagian penting, dalam mendukung program ketahanan panga, dan swasembada pangan nasional.
"Kami ingin memastikan program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional tetap berjalan, meskipun di tengah ancaman kemarau panjang. Koordinasi dengan BBWS dan PJT II terus kami lakukan, agar distribusi air, untuk pertanian tidak terganggu selama musim kemarau," ujar Enda.
BPBD juga mengimbau kepada para petani, khususnya yang lahannya jauh dari saluran Tarum Timur, agar segera melakukan penanaman. Imbauan itu disampaikan, agar proses tanam dapat selesai sebelum puncak kemarau meluas, dan sumber air semakin berkurang.
"Kepada para petani yang jauh dari sumber air Tarum Timur, kami minta segera tanam sekarang, sebelum kemarau semakin meluas," tegasnya.
Dengan adanya koordinasi lintas sektor, dan kesiapsiagaan sejak dini, diharapkan dampak kekeringan dapat diminimalkan. BPBD Kabupaten Subang berkomitmen, untuk terus memantau perkembangan cuaca, dan berupaya menjaga stabilitas produksi pertanian daerah.
"Kami akan terus memantau dan bersinergi, agar masyarakat Subang tidak terdampak parah oleh kemarau tahun ini," pungkas Enda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....