Pemkab Subang Ganti Nomenklatur BP4D Menjadi Bapperida dan Kukuhkan Pejabatnya
- 04 Jul 2026 14:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengukuhkan perbahan nomenklatur BP4D, menjadi Bapperida, berikut jajaran pimpinan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Halaman Museum Wisma Karya, Jumat 3 Juni 2026. Pejabat yang dikukuhkan meliputi Iwan Syahrul Anwar sebagai Kepala Bapperida, Saanah Yulia sebagai Sekretaris, Eti Maryati sebagai Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, dan Toto Suparto sebagai Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
“Pengujuhan ini dilaksanakan secara akuntabel, transparan, objektif, dan profesional, berdasarkan pertimbangan kompetensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi,” ungkap Bupati Reynaldy.
Selain itu, Asep Saeful Zaman dikukuhkan sebagai Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Rio Valeska sebagai Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Dedi Heryana sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, serta Agus Hermawan sebagai Kepala Subbagian Keuangan dan Barang Daerah. Bupati menegaskan, seluruh proses pelantikan dilakukan tanpa pungutan dan praktik transaksional apa pun.
“Perlu saya tegaskan, proses ini tidak ada pungutan, tidak ada praktik transaksional, tidak ada jual beli jabatan, dan tidak ada pihak yang diminta ataupun memberikan imbalan dalam bentuk apa pun. Semua proses dilakukan benar-benar zero rupiah,” tegasnya.
Bupati Reynaldy meminta pejabat yang baru dilantik, segera beradaptasi dengan tugas pokok dan fungsinya. Ia berharap, Bapperida menjadi motor perencanaan pembangunan Subang yang berbasis riset, inovasi, dan data akurat.
“Saya berharap, saudara-saudara yang terpilih segera beradaptasi dan bekerja cepat, mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Subang,” harap dia.
Integritas menjadi penekanan utama bagi seluruh pejabat Bapperida yang baru dikukuhkan. Bupati menyatakan kinerja ASN akan dievaluasi berkala, agar pelayanan publik berjalan optimal.
“Kinerja saudara akan dievaluasi secara berkala, dan apabila tidak mencapai target yang telah ditetapkan, tentu akan ada konsekuensi sesuai aturan,”_ jelasnya.
Perubahan BP4D menjadi Bapperida merupakan penyesuaian terhadap kebijakan nasional. Bupati Reynaldy berharap, transformasi ini membuat roda pemerintahan Subang bergerak lebih cepat, untuk kesejahteraan masyarakat.
“Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan wujud penyesuaian terhadap kebijakan nasional, sekaligus penguatan peran Pemerintah Daerah dalam mendorong perencanaan pembangunan yang lebih berbasis riset, inovasi, dan data yang akurat. Hasil dari pelantikan ini, roda pemerintah di Kabupaten Subang bisa lebih ngebut, dan semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Reynaldy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....